Panaragan Jaya – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Karyawanto, mewakili Bupati Tubaba Novriwan Jaya menghadiri kegiatan Haflah Akhirusanah dan Pengajian Akbar di Pondok Pesantren Al-Falah Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh penceramah Ustaz Hasan Kosasih serta komedian sekaligus pendakwah Muhammad Aziz atau yang lebih dikenal dengan nama Aziz Gagap. Kehadiran Aziz Gagap mampu mencairkan suasana dan menghadirkan gelak tawa para jamaah serta tamu undangan yang hadir.
Dalam tausiyahnya, Aziz Gagap menyampaikan harapannya kepada para santri dan santriwati yang telah diwisuda agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di pesantren dapat diamalkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, sambutan Bupati Tubaba Novriwan Jaya yang dibacakan oleh Kabag Kesra Karyawanto menegaskan bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis Islam yang memiliki peran strategis dalam pengembangan agama (tafaqquh fiddin), dakwah, serta pengembangan sosial kemasyarakatan.
“Pesantren diharapkan mampu menjadi benteng dalam menyaring budaya luar yang bertentangan dengan nilai-nilai ketimuran dan ajaran agama. Hingga saat ini kita tidak boleh lengah menghadapi pengaruh negatif globalisasi yang dapat menggerus nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Karyawanto saat membacakan sambutan Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Karyawanto juga berpesan kepada para santri agar tidak cepat berpuas diri atas ilmu yang telah diperoleh.
“Janganlah cepat berpuas hati atas ilmu yang didapatkan saat ini, karena semesta ini begitu luas. Jadilah seperti padi yang semakin berisi semakin merunduk. Seraplah ilmu dengan kerendahan hati, amalkanlah, dan jadikanlah teladan bagi diri sendiri maupun masyarakat. Sebaik-baiknya ilmu adalah ilmu yang bermanfaat bagi semua,” pesannya.
Kegiatan Haflah Akhirusanah dan Pengajian Akbar tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum syukur atas keberhasilan para santri dalam menyelesaikan pendidikan serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (*jim)












