Pemkab Lambar Siapkan Dana Rp5,6 Miliar Bangun Broncaptering

LAMPUNG BARAT-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) setempat akan membangun tiga buah broncaptering dalam rangka menjamin ketersediaan air bersih di tiga kecamatan dengan total anggaran sebesar Rp5, 6 miliar lebih.

Kabid Cipta Karya pada DPUPR Lambar Ahmad Ahnuh, mengungkapkan, Broncaptering merupakan salah satu Sistem Instalasi Pengolahan Air Sederhana (SiPAS) yang digunakan dalam sistem penyediaan air minum pada unit produksi.

“Broncaptering berfungsi melindungi dan menangkap air dari mata air untuk ditampung dan disalurkan menggunakan pipa transmisi ke reservoir. Untuk pembangunannya itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2021 ini, ” ungkap Ahnuh, mendampingi Kepala DPUPR Lambar Sudarto

Dijelaskan, tiga kecamatan sasaran pembangunan Broncaptering tersebut yakni Kecamatan Air Hitam dipusatkan di Pekon Rigis Jaya dengan anggaran Rp1, 7 Miliar, kemudian Kecamatan Lumbok Seminung yang dipusatkan di Pekon Lumbok Timur dengan anggaran sebesar Rp1, 6 Miliar, serta Kecamatan Belalau yang dipusatkan di Pekon Fajar Agung dengan anggaran anggaran sebesar Rp2,3 Miliar.

“Pembangunan ini sebagai upaya penyediaan air bersih untuk masyarakat, karena selama ini masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih khususnya di tiga pekon tersebut, dan tentunya dengan dibangunnya nanti jaringan air bersih di wilayah itu maka tidak ada lagi keluhan masyarakat, ” ujarnya.

Saat ini, kata dia, program tersebut dalam proses lelang, sehingga pelaksanaan pembangunannya akan segera dimulai. “Semoga proses lelang bisa cepat selesai, sehingga pembangunannya bisa dimulai, karena masyarakat memang sangat membutuhkan keberadaan jaringan air bersih tersebut,” pungkasnya. (Hendri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *