4 Fraksi DPRD Bandar Lampung Sepakat Refocusing Anggaran

BANDAR LAMPUNG-Empat fraksi di DPRD Kota Bandar Lampung sepakat akan wacana refocusing anggaran di sekretariat DPRD setempat. Kesepakatan ini menyusul lantaran melihat kondisi keuangan pemkot yang mengalami kesulitan di tengah masa pendemi covid-19.

Nah, kesepakatan refocusing rencana kegiatan anggaran (RKA) sekretaris DPRD ini pun di amini oleh ketua-ketua DPD dan dan DPC partai politik (Parpol) pengusung dan pendukung walikota Bandar Lampung Eva Dwiana -Dedi Amarullah, diantaranya Andika S Raya (Partai Gerindra) Naldi Rinara S Rizal (Partai NasDem) M. Syuhada (PKS).

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Bandar Lampung, Wiyadi mengatakan untuk langkah refocusing anggaran tersebut, pihaknya pun sudah membicarakannya dengan empat fraksi pendukung dan pengusung Eva-Dedi dan disetujui.

“Pembahasan kami tidak lain adalah mengenai bagaimana penanganan covid-19 soal mosi itu kan sudah berlalu, biarlah itu hak mereka, yang penting sekarang bagaimana kita membangun kota ini, karena kita tau betul bagaimana keadaan Keuangan Pemkot saat ini “sedang berdarah-darah, memprihatinkan” makanya kita siap juga refocusing anggaran sekretariat DPRD,” ujar Wiyadi,.Minggu (30/05/2021).

Selain ketua-ketua parpol hadir juga ketua-ketua fraksi diantaranya Fraksi PDI-Perjuangan (Dedi Yuginta), Fraksi Nasdem (Pepy Asih Wulandari)Fraksi Gerindra (Darmawansyah) dan F-PKS (Agus Jumadi).

“Alhamdulillah, 4 fraksi sepakat karena memang semua sektoral dinas dan instansi dilakukan refocusing, Seperti Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Pol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) termasuk proyek fisik terkena refocusing,” ungkapnya.

Ketua DPC PDI-Perjuangan ini menambahkan, pihaknya berdiskusi tentang keluhan rakyat apa yang terjadi di daerah pemilhan (dapil) masing-masing, mengingat walikota baru Eva-Dedi tentunya dengan semangat yang masih menggebu-gebu dalam membangun Kota Bandarlampung, oleh karena itu melalui silaturrahmi 4 parpol/fraksi ini untuk angaran biaya di DPRD siap refocusing, untuk penanganan wabah covid-19 lebih penting.

Disinggung berapa nilai anggaran biaya di sekretariat DPRD yang akan direfocusing? “Ya kalau jumlah total RKA (Rencana Kegiatan Anggaran) saya kurang jelas itu ada di Sekwan dan paling minim sekitar Rp2-3 Milyar, nanti yang dikurangi mungkin anggaran sosialisasi perdana (sosper), mungkin termasuk perjalanan dinas (perjas) pribadi, ini bentuk kewajiban kami sebagai wakil rakyat,” kata dia.

Sementara, Ketua DPD PKS Kota Bandar Lampung, M Syuhada mengatakan untuk refocusing anggaran pihaknya sepakat dan mengenai teknis apa saja kegiatan yang akan direfocusing fraksi yang lebih mengetahuinya.

“Yang pasti jika mendengar bahwa keadaan keuangan Pemkot yang menyedihkan, kami sepakat untuk refocusing, selama tidak melanggar aturan, teknisnya kawan-kawan di fraksi lebih mengetahuinya,” jelasnya.

Senada dikatakan Ketua DPD Partai NasDem Kota Bandar Lampung, Naldi Rinara S Rizal, refocusing adalah sebagai bentuk kepedulian akan keadaan.

“Pada prinsipnya kita semua bersama-sama untuk membangun Kota Bandar Lampung NasDem mendukung penuh program refocusing, karena tujuannya untuk menghemat anggaran,” ujarnya.

Ditambahkan Ketua DPC Pantai Gerindra, Andika S Raya, bahwasanya Partai Gerindra mendukung rencana refocusing tersebut karena hal ini semua untuk kemaslahatan ummat.

“Kami Gerindra mendukung penuh, ini kan baru 4 fraksi salahkan kalau masih ada lagi nanti fraksi yang mau bergabung dan ini terbuka karena demi ke kesejahteraan rakyat Kota Bandar Lampung, tidak menutup kemungkinan nanti ada lagi yang bergabung ini tujuan mulya,” tandasnya. (ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *