Disdik Berikan Sanksi Sekolah Gelar KBM Tatap Muka

BANDAR LAMPUNG-Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandar Lampung, akan menindak tegas dan memberikan saksi terhadap sekolah jika melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka sebelum ada perintah dari Walikota.

Penegasan ini disampaikan Plt Kepala Disdik Kota Bandar Lampung, Sukarma Wijaya.

“Kalau ada yang nyolong-nyolong (diam-diam) melakukan KBM tatap muka, ya kita tutup, kita bubarkan,” kata Sukarma.

Ia menyebutkan bahwa simulasi KBM sudah dilakukan, dan andaikan diperbolehkan KBM tatap muka, maka kegiatan akan dilakukan secara onstop, yaitu dibagi menjadi 50 persen berjalan secara tatap muka, dan 50 persen lainnya offline, begitu secara bergiliran.

Namun Ia menegaskan, bahwa sebelum Walikota Bandar Lampung mengintruksikan boleh melakukan KBM secara tatap muka, penyelenggara pendidikan tidak diperkenankan untuk melakukan belajar offline.

Hal ini berkaitan dengan Bandar Lampung yang sampai saat ini masih berada di zona orange untuk wilayah paparan virus Covid-19.

“Saya sudah konsultasi dengan Bu Walikota, saya sudah minta petunjuk dan arahan. Jadi sebelum kita masuk zona hijau, tidak ada pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Sedangkan untuk pendaftaran sekolahnya, Sukarma menjelaskan pelaksanaannya ada yang dilakukan secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan)

Namun pendaftaran secara offline hanya melayani pendaftar yang bermasalah ketika melakukan pendaftaran onlinenya saja, dan kegiatannya nanti tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kita antisipasi saja siapkan offline itu. Sejatinya kita lakukan secara online, tapi tidak menutup kemungkinan ada yang bermasalah di online,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Walikota Eva Dwiana menyampaikan bahwa untuk Kota Bandar Lampung, KBM tatap muka bisa dilakukan jika Bandar Lampung sudah memasuki zona hijau.

“Insya Allah kalau zona hijau, kita tahun ajaran baru bisa tatap muka, juga mau kita rapatkan dengan forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) rundingkan bersama,” tandasnya.(*/ron)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *