Pemprov Lampung Cari Pinjaman Dana Bangun Jalan Provinsi

TULANGBAWANG BARAT-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung akan meminjam dana untuk membangun jalan provinsi di seluruh daerah.

“Hal ini berdasarkan pernyataan Pak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang akan fokus memperbaiki infrastruktur jalan di Provinsi Lampung,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Lampung Febrizal Levi Sukmana kepada SKH Media Rakata Group melalui sambungan selulernya, Sabtu (3/7/2021).

Lanjutnya, diperkirakan anggaran untuk perbaikan jalan itu berkisar Rp 4 triliun. Pada tahun 2022 dalam proses pengajuan peminjaman dana anggaran. Jika kemungkinan dana tersebut bisa keluar. Pihaknya akan bekerja pada tahun 2023 hingga 2024.

“Dalam target kondisi jalan mantap 90 persen. Do’akan saja mas, semoga bisa terealisasi anggaran tersebut,” ujar dia dengan singkat.

Saat ditanyai wartawan kepada siapa Pemprov Lampung akan meminjam dana tersebut, pria yang akrab disapa Levi itu menuturkan, untuk hal tersebut sepenuhnya merupakan kewenangan Gubernur.

“Kalau bicara soal pemerintah mau pinjam kemana dan ke siapa, itu sepenuhnya kewenangan pimpinan,” kata dia.

Sebelumya diberitakan, anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Sudirwan meminta Pemerintah Provinsi Lampung memprioritaskan perbaikan ruas jalan penghubung antar Kabupaten.

Diketahui, jalan tersebut yakni, ruas jalan Simpang Randu, Kecamatan Lambu Kibang, Kabupaten Tubaba sampai Kampung Tajap, Kecamatan Negri Batin, Kabupaten Way Kanan.

“Saya meminta kepada pak Gubernur Lampung agar memprioritaskan perbaikan jalan penghubung tersebut. Selain jalan penghubung antar kabupaten, jalan tersebut juga merupakan jalan utama menuju pintu Tol Trans Sumatera,” ujar Sudirwan saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan selulernya, Rabu (30/6/2021) malam.

Sudirwan menuturkan, dalam hal ini dirinya telah berkoordinasi dengan Ketua Komisi lll DPRD Tubaba membahas jalan penghubung tersebut itu.

“Ketua Komisi lll Paisol mengatakan kepada saya, pihaknya telah melakukan usulan perbaikan jalan tersebut sejak bulan April. Bahkan anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung sudah pernah meninjau jalan penghubung itu. Akan tetapi sampai saat ini belum ada tindakan,” ujar Ketua Komisi ll DPRD Tubaba ini.

Sudirwan menegaskan, langkah yang dilakukannya tersebut sebagai bentuk memperjuangkan nasib masyarakat yang ada di Dapilnya, yang meliputi Kecamatan Pagar Dewa,Lambu Kibang, dan Gunung Terang serta Batu putih.

“Masyarakat kerap kali mengeluh akibat tidak adanya perbaikan ini. Karena jalan ini dipergunakan setiap hari oleh masyarakat yang ada di Dapil saya, maka saya wajib untuk menyampaikan aspirasi mereka,” pungkasnya.(Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *