Pengurus Tingkat Ranting Pospera Batu Putih Dikukuhkan

TULANGBAWANG BARAT – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Dedi Priyono mengukuhkan 6 pengurus Pospera tingkat ranting di Kecamatan Batu Putih.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Tubaba, Sabtu (28/8/2021).

Keenam pengurus tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) tersebut ialah, Indra selaku Ketua Tingkat Ranting Tiyuh Margo Mulyo, Ali Hasin Tiyuh Toto Wonodadi, Darwani Tiyuh Panca Marga, Purwanto Tiyuh Mulyo Sari, Didik Tiyuh Toto Katon, dan Junan Tiyuh Marga Sari.

Dikatakan Ketua DPC Pospera Tubaba, Posko Perjuangan Rakyat merupakan perpanjangan tangan dari Presiden RI Joko Widodo, yang sejatinya untuk mengawal seluruh program pembangunan pemerintah Pusat dan Daerah hingga implementasi Dana Desa (DD) dapat tepat sasaran.

“Seluruh pengurus Pospera harus kritis dalam mengawal berbagai pembangunan hingga kebijakan, selagi itu untuk kebaikan masyarakat umum jangan pernah takut, karena Pospera ada bersama Rakyat,” kata Dedi.

Dedi juga minta seluruh kader Pospera dari tingkat PAC Kecamatan hingga tingkat ranting Tiyuh (Desa) tetap jaga Kekompakan.

Sementara itu Pengurus Pospera tingkat kecamatan M.Yatim, yang juga selaku perawat Puskesmas Sukajaya di dampingi Ketua PAC Kecamatan Batu Putih Sriyanti mengatakan, selain menjalankan kontrol sosial terhadap seluruh kebijakan pembangunan. Pospera Batu Putih juga telah menjalankan program sosial berupa khitanan massal, terhadap warga yang kurang mampu, dan ini telah berjalan sejak 2012 silam.

“Bahkan Program khitanan massal ini tidak menutup kemungkinan bukan hanya wilayah Batu putih saja, namun wilayah Kecamatan dan Tiyuh Tiyuh se Tubaba pun kami siap melayani nya secara gratis.” Katanya.

Pada kesempatan itu, Ketua Ranting Pospera Tiyuh Wonodadi, juga selaku Kepala Tiyuh setempat Ali Husin mengharapkan perhatian pemerintah kabupaten dan provinsi dapat serius memperhatikan jalur transportasi wilayah utara Tubaba.

“Saya tidak berharap untuk tiyuh kami sendiri, namun juga demi kepentingan khalayak umum, khususnya tiyuh se Kecamatan Batu Putih. Sebab hampir seluruh akses transportasi di Kecamatan Batu Putih saat ini sungguh tidak layak dan memperihatinkan,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *