
TULANGBAWANG BARAT-Sebanyak 15 sekolah di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan mengikuti pelatihan alat musik tradisional.
Ke-lima belas sekolah yang akan mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari guru dan siswa serta siswi.
Kepala Bidang Kebudayaan, Badri mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tubaba mengatakan, pelatihan alat musik tradisional tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Pemkab dengan Sekolah Seni Tubaba.
“Ya, Hari ini bertempat di sekretariat sekolah seni Tubaba kita mensosialisasikan kepada 15 sekolah yang terpilih yang mana dalam waktu dekat agar dapat mengikuti pelatihan alat musik tradisional,” ujar Badri saat dikonfirmasi wartawan dikawasan Uluan Nughik, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Selasa (15/3/2022).
Lanjutnya, alat musik tradisional tersebut berasal dari berbagai daerah dan negara yang diperbantukan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk Kabupaten Tubaba pada tahun 2019 lalu.
Masih kata Badri, kelima belas sekolah tersebut, terdiri dari 11 Sekolah Dasar (SD), dan 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Dia juga menjelaskan, alat musik tradisional yang akan dimainkan yaitu Biola, Gamelan, jimbe (alat gendang dari Brazil), kolintang, seruni kali (alat tiyup dari Aceh), serdam (Suling Lampung).
Ditempat yang sama, , Direktur Sekolah Seni Tubaba, Semi Ikra Anggara mengatakan, bahwasannya dirinya siap membantu Pemkab Tubaba untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) tentang kesenian.
“Alhamdulilah terkait kebudayaan,
khususnya kesenian musik, kita turut serta dilibatkan oleh Disdikbud Tubaba untuk membantu mengajarkan kepada guru dan siswa/siswi agar dapat menggunakan alat musik tradisional,” kata dia.
Dia menjelaskan, dalam pola pelatihan seni musik nanti, pihaknya akan melibatkan Seniman dari Bandar Lampung, Seniman Jawa Barat (Bandung) dan juga seniman Tubaba dengan harapan kedepan para seniman Tradisional ini bisa berkembang
“Tentunya kami harapkan dengan adanya latihan seni musik tradisional di sekolah ini nantinya dapat menjadi salah satu penunjang Pemerintah maupun sekolah untuk memajukan Pemkab Tubaba melalui seni musik tradisional,” harapnya.
Adapun waktu perdana latihan seni musik tradisional ini direncanakan mulai pada 23-24 Maret 2022 yang mana akan kita lakukan latihan bersama sekaligus kedepan akan di agendakan dua kali dalam seminggu disekolah masing-masing. (Jim)












