Gubernur Anies Mendapat Gelar Adat Tuan Penato Negaro

TULANGBAWANG BARAT-Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapatkan gelar adat dari Federasi Adat Marga Empat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Gelar yang diberikan kepada pria yang digadang-gadang sebagai calon presiden tersebut ialah Tuan Penato Negaro (Penata Negara, red).

Gelar tersebut, diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemkab Tubaba bersama Federasi Adat Mega Empat setempat kepada Anies atas dedikasinya dalam dunia pendidikan.

Pemberian gelar itu, disaksikan langsung oleh Bupati Tubaba, beserta seluruh pejabat dan tokoh adat dan berlangsung di Sesat Agung, Bumi Gayo, Komplek Islamic Center Kabupaten Tubaba, Minggu (08/05/2022).

Anies mengatakan, kedatangan pada hari ini bukanlah yang pertama, melainkan kedatangan yang ketiga kalinya.

Mantan Menteri Pendidikan ini menuturkan, Kabupaten Tubaba adalah daerah yang mengutamakan dunia pendidikan.

“Kabupaten Tubaba adalah kabupaten baru hasil pemekaran, kami datang di tempat yang bukan sekedar kami pilih, kami datang di tempat yang menyatakan membuka diri untuk kemajuan namanya Tubaba,” ujarnya.

Ia menceritakan, di sebagian tempat, pada saat awal program Indonesia mengajar, pada saat itu banyak yang masih belum percaya apa programnya. Namun, Kabupaten Tubaba lah yang menerima sudah menerima program tersebut.

“Karena angkatan pertama saya sendiri datang mengantarkan anak-anak itu dan Tubaba adalah satu dari sedikit Kabupaten satu dari sedikit tempat yang warganya terbuka untuk pendidikan terbuka untuk kemajuan terbuka untuk meraih masa depan yang lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, membangun suatu pendidikan adalah investasi jangka panjang dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM). Dan meskipun butuh waktu yang lama, namun hasilnya akan sangat dirasakan.

“Karena pendidikan adalah sesuatu yang kita kerjakan hari ini dan tidak bisa dilihat hasilnya besok, tidak bisa dilihat hasilnya minggu depan, dan tidak bisa dilihat hasilnya tahun depan. Itu investasi yang baru kita rasakan hasilnya bertahun-tahun kedepan,” katanya.

Lanjut Anies, hanya masyarakat yang memiliki pemahaman tentang masa yang akan datang yang mau membuka diri untuk pendidikan seperti di Tubaba.

“Pada saat itu bisa mengantarkan anak-anak muda yang terpilih, biasanya yang lulusan terbaik mau hidup, nyaman mau hidupnya mandi tempat yang nyaman. Justru ini sebaliknya orang-orang terbaik ber sulit-sulit ikut seleksi untuk bisa ditempatkan di tempat-tempat yang penuh dengan tantangan,” ucap Anies.

Anies juga menyatakan, dirinya merasa tersanjung atas gelar yang di berikan. Menurutnya gelar tersebut suatu kehormatan dan bentuk pelestarian budaya, sesuai dengan ciri khas negara Indonesia yang kaya akan budaya.

Sementara itu, Bupati Tubaba, Umar Ahmad mengatakan, kedatangan Anies Baswedan diharapkan dapat membawa semangat baru dalam membangun kemajuan di kabupaten setempat.

“Mudah-mudahan kedatangan Bapak Anies menjadi semangat baru di Tubaba dan menjadi saksi akan tumbuhnya kebaikan-kebaikan,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *