AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya : Keamanan Nomor Satu, Kalau Keamanaan Tidak Ada Kerugian Luar Biasa

LAMPUNG TENGAH – Kapolres Lampung Tengah (Lamteng), AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, Polri tidak akan pernah bisa berdiri sendiri, selalu bersinergi berkolaborasi untuk meminimalisir potensi konflik maupun gangguan Kamtibmas yang ada di masyarakat.

Hal itu diungkapkanya saat menggelar program Jumat Curhat, menyerap aspirasi masyarakat terkait Kamtibmas dengan Tokoh Masyarakat (Toma) Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Pemuda (Toda) di Balai Kampung Bangun Rejo, Kecamatan Gunung Sugih, Jumat (13/01/2023).

“Kita selalu bersinergi, berkolaborasi guna meminimalisir adanya potensi konflik maupun gangguan Kamtibmas yang ada di masyarakat khususnya di Lampung Tengah, ” jelasnya.

Jumat Curhat, Aman dan Nyaman Bersama Kapolres Lampung Tengah, ditujukan untuk mendengar secara langsung Curhatan Masyarakat saran, kritik masukan serta aduan terkait dengan pelayanan kepolisian.

Menurut AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, ” Jumat Curhat” sendiri, merupakan program prioritas Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan secara rutin baik dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek di seluruh Indonesia.

AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya saat menggelar acara Jumat Curhat, didampingi Wakapolres Kompol Poeloeng Arsa Sidanu, para Kasat, Kasi,  dan Kapolsek  Gunung Sugih AKP Wawan Budiarso, serta Camat Gunung Sugih.

Kegiatan Jumat Curhat tersebut disambut baik oleh para tokoh masyarakat. Salah satunya Muhammad Shodiq, Ketua PCWNU Kecamatan Gunung Sugih turut memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Lampung Tengah, atas kinerja kepolisian dalam melayani masyarakat dengan baik, sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Terimakasih pak Kapolres, kinerja Polres Lampung Tengah sudah sangat dirasakan begitu nyaman oleh masyarakat, baik dari segi pelayanan, pengungkapan kasus tindak kejahatan maupun Harkamtibmas,”ujarnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama Kapolres Lampung Tengah yang berlangsung santai dan penuh keakraban, untuk mendengar secara langsung terkait aspirasi serta permasalahan yang ada di masyarakat.

Kapolres Lampung Tengah mengucapkan terimakasih atas apresiasi dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat kepada, pihak Kepolisian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pelayan, pengayom serta penegakkan hukum.

‘’Ada masalah kecil, bisa kita hilangkan. Jika ada masalah besar bisa dikecilkan dengan adanya komunikasi. Komunikasi bagus koordinasinya enak, koordinasi sudah enak pasti kolaborasinya dapat berjalan dengan optimal,’’ tegasnya.

Oleh karena itu, Kapolres mengajak  seluruh elemen masyarakat agar peka terhadap situasi yang ada diwilayahnya masing-masing dalam rangka menjaga Harkamtibmas.

“Keamanan itu nomor satu. Kalau keamanaan tidak ada maka kerugian itu luar biasa. Tetapi jika keamanan itu terjamin maka segala aspek atau yang kita sebut  Poleksosbudhankam akan berkembang, ” terangnya.

AKBP Doffie menyatakan Intelektual akan berkembang, sosial, budaya, ekonomi, politik juga terus meningkat kearah yang baok, sehingga semua masyarakat Lampung Tengah akan sejahtera.

“Seperti istlah Tata Tentrem Kerta Raharja, artinya membuat situasi itu yang aman, nyaman dan tentram. Kalau ini terlaksana maka semua masyarakat akan sejahtera,’’ tegasnya.

AKBP Diffie menegaskan,  Polres Lampung Tengah dan jajaran akan selalu berupaya untuk melayani masyarakat secara cepat, tepat dan proporsional.

“Melalui Jum’at curhat ini,Kami mohon peran serta dari masyarakat untuk selalu berkomunikasi dengan kami, baik itu informasi, kritik,saran pendapat, masukan agar kami bisa lakukan evaluasi setiap saat,” tutupnya. (Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *