Kuota BBM di SPBU Simpang PU Tubaba Alami Penurunan

TULANGBAWANG BARAT –  Kuota tahunan BBM bersubsidi di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Simpang PU, Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) pada tahun 2023  mencapai  7.479.000 liter.

Pengawas SPBU Simpang PU, Yoki Kriswanto mengatakan, jutaan kuota  tahunan tersebut terdiri dari dua jenis BBM, yakni pertalite dan solar.

”  Pertalite kouta tahunannya sebesar  4.985.000 liter dan solar 2.494.000 liter,”, ujarnya saat dikonfirmasi wartawan diruangnya, Selasa (17/1/2023).

Lanjutnya, angka tersebut menurun dari tahun sebelumnya, pada tahun 2022, kuota BBM bersubsidi jenis pertalite mencapai 5 juta liter lebih. Dan tersisa sebanyak 300 ribu liter.

” Sisa 300 ribu liter itu tetap di Pertamina induk. Biasanya dialokasikan ke SPBU yang mengalami kekurangan BBM,” kata Yoki.

Penurunan angka tersebut dikarenakan jumlah transaksi pertalite yang tidak sebanding dengan kuota tahunan. Seperti yang diungkapkan diatas. Masih ada sisa kuota.

Yoki juga menjelaskan, untuk konsumsi BBM bersubsidi seperti pertalite dan solar maupun nonsubsidi seperti pertamax di Kabupaten Tubaba, didominasi oleh konsumen BBM jenis pertalite dan solar. Untuk pertamax relatif sepi pembeli.

” Penjualan rata-rata, pertalite habis sebanyak 16 ribu liter, solar 8 ribu liter perhari.  Sementara untuk BBM non-subsidi jenis pertamax justru sedikit. 8 ribu liter dihabiskan dalam waktu satu minggu,” jelasnya.

Masih kata Yoki, dalam menerapkan pemerataan konsumsi BBM bersubsidi kepada masyarakat. Pihaknya juga menerapkan pola pengisian BBM dengan memakai aplikasi Mypertamina.

” Disitu dijelaskan, untuk kendaraan roda empat yang terdaftar di aplikasi. Dibuktikan dengan memiliki barkode, mendapat kuota solar 120 liter. Namun, yang tidak memiliki barkode hanya mendapatkan 60 liter perhari,” tukasnya.

Yoki menambahkan, untuk kendaraan roda empat pribadi berbahan bakar jenis solar, memiliki kuota sebesar 60 liter perhari. Kemudian, kendaraan roda  empat jenis angkutan dan kendaraan roda enam memiliki kuota sebesar 80 liter perhari. Sementara kendaraan diatas roda enam memiliki kuota 200 liter perhari. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *