LAMPUNG TENGAH – Sering mengamuk dan mengancam masyarakat menggunakan senjata tajam (sajam), seorang lelaki yang diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) diamankan Dinas Sosial (Dinsos) dan Personil Polsek Terbanggi Besar di kawasan Bandar Jaya Plaza, Selasa (21/02/2023).
KUR (41) warga Kelurahan Bandarjaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, diamankan oleh pihak Dinsos dan Personil Polsek Terbanggibesar karena sering menyerang pedagang dan masyarakat menggunakan senjata tajam (pedang).
Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Sosial (Kadisos) Kabupaten Lampung Tengah Ary Nugraha Mukti, seusai mengamankan ODGJ.
Menurut Kadissos, diamankanya KUR yang diiduga mengalami gangguan jiwa, setelah sejumlah masyarakat mengelujkan seorang lelaki yang diduga ODGJ sering menyerang pedagang dan masyarkat sekitar, yang dikhawatirkan bisa mengancam keselamatan orang.
“Kita merespon cepat keluhhan masyarakat, yang resah akibat keberadaan ODGJ di kawasan Bandarjaya Timur, ” jelasnya.
Hal itu dilakukan kata Ary Nugraha Mukti, mengantisipasi agar tidak terjadi hal+hal yang tidak diinginkan.
“Sebelum memakan korban jiwa, ODGJ tersebut langsung kami amankan. Agar masyarakat dan para pedagang tidak was-was khawatir jika ODGJ tersebut berbuat anarkis, ” ujar Kadis Sos.
Ary Nugraha Mukti menjelaskan pada saat mengamankan KUR lelaki yang diduga ODGJ, Dinsos dibantu oleh personil kepolisian dari Sektor Terbanggibesar Polres Lampung Tengah, hal itu untuk mengantisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Saat ini lelaki ODGJ, tersebut sedang di observasi, untuk di rujuk ke rumah sakit jiwa, ” kata Kadisos.
Dari lelaki yang diduga mengidap penyakit jiwa tersebut, team dari Dinsos yang di back up personil polsek Terbanggibesar menyita
bermacam jenis sajam, antara lain senjata tajam jenis pisau badik. Senjata tajam jenis samurai, palu, obeng.
“Mudah-mudahan dengan telah diobservasinya KUR lelaki asal kelurahan Bandarjaya Timur, mampu menenangkan warga, yang beberapa hari lalu sempat resah akibat ODGJ, yang sering mengamuk dan mengancam warga, ” harapnya. (Gunawan)












