LAMPUNG TENGAH–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) ikuti Penilaian Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2024 yang dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) di Hotel BBC Bandar Jaya, Senin (18/03/2024).
Pemerintah daerah Lampung Tengah masuk dalam 10 besar Nasional Kabupaten yang menjalani Penilaian Tahal II PPD.
Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) sendiri merupakan kegiatan pengendalian perencanaan pembangunan daerah oleh Kementerian PPN/Bappenas, melalui evaluasi kreatif dan komprehensif terhadap pembangunan daerah, untuk tingkat provinsi, kabupaten, dan kota setiap tahun.
Pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada provinsi, kabupaten dan kota yang berhasil dengan baik dalam perencanaan, pencapaian pelaksanaan dan inovasi pembangunan.
PPD itu sendiri sebelumnya dikenal dengan nama Anugerah Pangripta Nusantara (APN) yang telah dilaksanakan sejak tahun 2011.
Dalam proses penilaian PPD Tahap II di Lamteng tim penilai dari Kementerian PPN/Bappenas melakukan penilaian selama dua hari dari tanggall 18 -19 Maret 2024.
Berupa wawancara dan verifikasi lapangan. Kegiatan awal penilaian dilakukan di Ballroom BBC Hotel Bandarjaya Lampung Tengah dengan agenda pemaparan pembangunan, capaian dan prestasi ,diskusi serta pengenalan stakeholder.
Kegiatan yang langsung dihadiri Bupati Musa Ahmad unsur forkopimda, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamteng, Imam Fatkuroji dan Kepala Perangkat Daerah dan stakeholder terkait lainnya.
Sementara Tim Penilai juga hadir secara langsung dan menhikuti secara online
Yaitu Tim Penilai Independent Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec, Kemudian Tim Penilai Independent online Ir. Chairil Abdini Abidin Said, M.Sc., Ph.D, Prof. Ir. Tommy Firman, M.Sc, Ph.D, Akhmad Misbahkul Hasan, S.E., M.Si, Avanti Fontana, Ph.D., CF, CC, Serta TPU yaitu Dr. Ir. Yahya Rachmana Hidayat, MSc dan TPU Online yaitu Dr. Muhammad Cholifihani, SE, MA.
Penilaian Tahap II wawancara dan verifikasi bertujuan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi dari stakeholders perencanaan pemerintah daerah terkait dengan pencapaian pembangunan, kualitas dan proses penyusunan dokumen perencanaan, serta inovasi daerah.
Bupati Musa Ahmad mengucapkan selamat datang kepada Tim Penilai Tahap II PPD dari Bappenas yang telah tiba di Kabupaten Beguao Jejamo Wawaj.
“Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh jajaran, stekholder dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, ‘ungkapnya.
Bupati menjelaskan bahwa kabupaten Lampung Tengah, memiliki program unggulan yakni Bunga Kampung.
Menurut Musa Ahmad, program unggulan Bunga Kampung, diawali dan inisiasi oleh Bupati secara langsung dan saat ini telah dikembangkan menjadi Bunga kampung mekar didusun.
“Program Bunga Kampung mengefisiensi proses birokrasi yang panjang menkadi lebih ringkas, sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan publik,” jelasnya.
Selain itu sambung Musa Ahmad, mmasyarakat juga lebih hemat biaya dalam mengurus dokumen penting karena program Bunga Kampung langsung menyentuh sampai ke tingkat dusun.
Tim Penilai tahap II PPD yang diwakili oleh Ir. Syahrial Loetan menyatakan bahwa
Program ini merupakan kegiatan tahunan yang bukan hanya sebuah acara cermonial namun bisa memberikan dampak yang luas untuk mempercepat pembangunan demi mensejahterakan masyarakat.
Dia menjelaskan bahwa PPD dinilai oleh 5 tim penilai dan terbagi atas bebrapa tim.
“tahap 2 ini ditemukan oleh tim penilai utama dan penilai independen dimana tim independen ini adalah guru besar dari Perguruan tinggi diantaranya UGM, UI, ITB dan IPB, ” paparnya.
Kemudian diadakan verifikasi lapangan dan melihat kondisi langsung, sesuai atau tidak dengan penilain yang telah dilakukan.
“Tim langsung terjun kelapangan untuk memastikan apakah benar sesuai kegiatan di lapangan dengan yang sudah di paparkan oleh daerah,” ujar Ir Syahrial Loetan.
Di hadapan jajaran tim penilai, Kepala Bappeda Lamteng, Imam Fatkuroji memaparkan capaian-capaian pembangunan yang berhasil ditorehkan Kabupaten Lampung Tengah terutama di bidang peningkatan pelayanan publik, ekonomi, sosial, pengentasan kemiskinan dan pendapatan daerah.
Imam menjelaskan salah satu yang menjadi program unggulan Kabupaten Lampung Tengah adalah Bunga Kampung, (Bupati Ngantor di Kampung ).
Menurut Imam, bahwa program tersebut merupakan inovasi dari Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Lampung Tengah Nomor 15 Tahun 2022 tentang pelaksanaan pelayananan publik melalui Program Bunga Kampung.
Melalui program Bunga Kampung berkomitmen untuk mewujudkan birokrasi yang melayani guna terwujudnya tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang efektif, efesien, transparan dan akuntabel.
“Bunga Kampung telah memperolah penghargaan MURI dan terdaftar sebagai Hak Cipta pada kementerian Hukum dan HAM, ” pungkas Imam Fatkuroji. (Gunawan).












