TULANGBAWANG BARAT-Dalam rangka memperingati hari Buruh Internasional, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar kegiatan Pelayanan KB serentak.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik pelayanan, yakni Puskesmas Panaragan Jaya dan Puskesmas Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (07/08/2025).
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Ketua TPP PKK Tubaba, Novianti Novriwan Jaya.
Plt. Kepala DPPKB Kabupaten Tubaba, Wahyudi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader KB, dan masyarakat.
“Hari Buruh bukan hanya momentum untuk menghargai para pekerja, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk memberikan layanan kesehatan reproduksi yang optimal. Capaian 319 akseptor hari ini adalah hasil kerja keras semua pihak dan antusiasme masyarakat yang luar biasa,” ungkapnya.
Pelayanan dimulai sejak pagi dengan sistem registrasi, skrining kesehatan, penyuluhan singkat mengenai KB, hingga pemasangan atau pemberian alat kontrasepsi. Petugas kesehatan memastikan setiap akseptor mendapatkan informasi yang tepat mengenai cara penggunaan, efek samping, dan manfaat dari metode kontrasepsi yang dipilih.
Selain memberikan layanan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi pentingnya Perencanaan Kehidupan Berkeluarga. Dengan mengatur jarak kelahiran, diharapkan angka stunting dapat ditekan, kesehatan ibu dan anak terjaga, serta kualitas hidup keluarga meningkat.
Dinas PPKB Kabupaten Tubaba menegaskan akan terus mengupayakan kegiatan serupa, baik dalam momentum nasional seperti Hari Buruh maupun dalam program rutin bulanan, untuk memastikan akses layanan KB tersedia bagi seluruh masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga memiliki kesempatan untuk merencanakan masa depannya dengan baik. KB bukan hanya tentang menunda atau membatasi kelahiran, tetapi juga tentang membangun keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera,” tutup Kepala DPPKB.
Terpisah, Kabid Keluarga Berencana, Okhta menjelaskan kegiatan ini berhasil menjangkau total 319 akseptor, terdiri dari 170 akseptor di Puskesmas Panaragan Jaya dan 149 akseptor di Puskesmas Candra Mukti. Layanan kontrasepsi yang diberikan meliputi beragam metode seperti IUD, implant, suntik, pil, dan kondom, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing peserta.
” Dengan capaian 319 akseptor di Kecamatan Tulang Bawang Tengah pada Hari Buruh ini, pemerintah daerah berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi terus meningkat, dan pelayanan KB menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Tubaba,” Pungkasnya. (Jim)












