TUBABA  

Pimpin Forum Kemitraan, Sekda Tubaba Dorong Optimalisasi Pelayanan Kesehatan dan Kepuasan Peserta JKN

Tubaba — Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., memimpin Rapat Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah, Jumat (12/06/2026).

Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, optimalisasi peran fasilitas kesehatan, serta penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian bersama. Salah satu fokus yang dibahas adalah kebutuhan penambahan pelayanan fasilitas kesehatan di wilayah Tubaba, termasuk penambahan tenaga dokter gigi pada fasilitas kesehatan tertentu guna memperluas cakupan layanan kepada masyarakat.

Selain itu, penguatan target pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian mengingat masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan masukan dari BPJS Kesehatan agar pengelolaan pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan berkelanjutan.

Hasil dan Kesimpulan Rapat

Beberapa poin penting yang menjadi hasil pembahasan dan tindak lanjut dalam rapat tersebut antara lain:

  1. Peningkatan Ketersediaan Tenaga Kesehatan
    • Akan dilakukan upaya pemenuhan kebutuhan tenaga dokter dan tenaga kesehatan melalui mekanisme yang sesuai, termasuk pemanfaatan skema BLUD.
    • Penataan dan pendayagunaan tenaga kesehatan spesialis akan terus dioptimalkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
  2. Peningkatan Kepuasan Peserta JKN
    • Indeks Kepuasan Peserta menjadi salah satu indikator penting yang terus dipantau dan ditingkatkan.
    • Fasilitas kesehatan diharapkan terus melakukan evaluasi dan perbaikan pelayanan agar kepuasan masyarakat semakin meningkat.
  3. Penguatan Layanan Promotif dan Preventif
    • Program promotif dan preventif akan diperkuat secara lebih sistematis dan terintegrasi.
    • Upaya pencegahan penyakit dan edukasi kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tubaba.
  4. Penguatan Sinergi dan Komunikasi Antar Fasilitas Kesehatan
    • Seluruh puskesmas dan fasilitas kesehatan diminta aktif memberikan masukan, membangun komunikasi, serta bersinergi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
    • Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan kesehatan yang dihadapi masyarakat.
  5. Penanganan Keluhan dan Pengaduan Masyarakat
    • Keluhan peserta JKN dan masyarakat akan terus menjadi perhatian bersama untuk segera ditindaklanjuti.
    • Mekanisme penanganan pengaduan akan diperkuat guna memastikan pelayanan yang lebih responsif dan berkualitas.
  6. Optimalisasi Keaktifan Peserta JKN
    • Akan dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan tingkat keaktifan peserta JKN melalui program-program yang lebih optimal dan tepat sasaran.
  7. Perbaikan Sistem Antrean dan Akses Pelayanan
    • Masih terdapat beberapa kendala terkait antrean pelayanan dan keterbatasan akses pada fasilitas kesehatan tertentu.
    • BPJS Kesehatan bersama fasilitas kesehatan akan terus melakukan pembenahan sistem antrean, baik secara online maupun layanan langsung (onsite), agar pelayanan lebih mudah diakses masyarakat.
  8. Optimalisasi Monitoring dan Evaluasi Fasilitas Kesehatan
    • BPJS Kesehatan akan mengoptimalkan pembinaan dan monitoring terhadap FKTP maupun FKRTL untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai permasalahan pelayanan peserta secara lebih cepat dan tepat.

Menutup rapat, Sekretaris Daerah menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan komitmen, kolaborasi, dan sinergi seluruh pihak. Melalui Forum Kemitraan ini diharapkan berbagai permasalahan pelayanan kesehatan dapat diidentifikasi lebih dini serta dicarikan solusi terbaik demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Tulang Bawang Barat. (*jim)