TULANGBAWANG BARAT — Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memperketat proses verifikasi administrasi bakal calon kepalo tiyuh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap calon yang nantinya ditetapkan benar-benar memenuhi persyaratan dan memiliki dokumen administrasi yang sah.
Dari 26 tiyuh yang membuka pendaftaran, sebanyak 19 tiyuh telah menjalani proses verifikasi administrasi, sementara tujuh tiyuh lainnya masih dalam tahapan perpanjangan masa pendaftaran.
Dalam proses verifikasi tersebut, PMD menemukan sejumlah berkas bakal calon yang masih memerlukan perbaikan maupun penelusuran lebih lanjut. Salah satunya berkaitan dengan keabsahan ijazah serta ketidaksesuaian data identitas antara dokumen kependudukan dan ijazah.
Kepala Dinas PMD Tubaba, Sofiyan Nur, mengatakan pihaknya tidak ingin proses penetapan calon dilakukan hanya berdasarkan kelengkapan berkas secara administratif, tetapi juga memastikan kebenaran dan kesesuaian dokumen yang disampaikan.
“Berdasarkan hasil verifikasi, ada beberapa bakal calon yang masih memiliki catatan. Ada perbaikan administrasi dan penelusuran berkas yang memerlukan verifikasi lebih lanjut terkait keabsahan ijazah,” ujar Sofiyan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, ketelitian dalam tahapan verifikasi menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas proses pemilihan kepalo tiyuh. Karena itu, setiap dokumen yang ditemukan memiliki ketidaksesuaian harus diperbaiki terlebih dahulu.
Salah satu persoalan yang ditemukan adalah adanya perbedaan nama, tempat dan tanggal lahir antara data kependudukan dengan dokumen ijazah.
“Maka kami minta untuk diperbaiki administrasi kependudukannya,” kata Sofiyan.
PMD Tak Terburu-buru Tetapkan Calon Sikap PMD yang melakukan pemeriksaan secara berlapis membuat hingga saat ini belum ada bakal calon yang ditetapkan secara resmi sebagai calon kepalo tiyuh.
Menurut Sofiyan, kondisi tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi untuk memastikan seluruh persyaratan telah terpenuhi sebelum penetapan dilakukan.
“Ada beberapa bakal calon kepalo yang mesti ditelusuri lebih lanjut soal dokumen administrasinya seperti ijazah,” ujarnya.
Dengan demikian, nama-nama yang telah mendaftarkan diri belum serta-merta berstatus sebagai calon. Mereka masih berstatus bakal calon sampai seluruh persyaratan dinyatakan memenuhi ketentuan.
19 Tiyuh Diverifikasi, Tujuh Masih Berproses Dari 26 tiyuh yang membuka pendaftaran, 19 tiyuh telah masuk dalam proses verifikasi. Sementara tujuh tiyuh masih menjalani perpanjangan masa pendaftaran karena jumlah pendaftarnya belum memenuhi ketentuan.
Dua tiyuh, yakni Tiyuh Bandar Dewa dan Tiyuh Menggala Mas, bahkan belum memiliki pendaftar.
Sedangkan lima tiyuh lainnya baru memiliki satu bakal calon, yakni Tiyuh Marga Sari, Tiyuh Toto Wonodadi, Tiyuh Sumber Rejo, Tiyuh Makarti, dan Tiyuh Gunung Menanti.
Kondisi tersebut membuat proses penetapan calon di tujuh tiyuh tersebut dilakukan pada waktu berbeda setelah tahapan perpanjangan pendaftaran dan verifikasi selesai.
Sofiyan menyampaikan, untuk tiyuh yang prosesnya telah tuntas, Bupati Tubaba dijadwalkan melakukan penetapan calon pada 13 Agustus 2026.
“Pada 13 Agustus bupati akan menetapkan calon. Akan tetapi, tujuh tiyuh yang masih dalam proses perpanjangan masa pendaftaran akan ditetapkan di waktu yang berbeda,” jelasnya.
Pastikan Tahapan Berjalan Tertib Kinerja Dinas PMD dalam tahapan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dokumen, tetapi juga memastikan seluruh proses pencalonan berjalan sesuai tahapan.
Mulai dari memantau hasil pendaftaran, melakukan verifikasi administrasi, meminta perbaikan terhadap dokumen yang belum sesuai, hingga melakukan penelusuran terhadap persyaratan yang membutuhkan klarifikasi lebih lanjut.
Langkah tersebut menjadi penting agar persoalan administrasi tidak muncul setelah calon ditetapkan.
Dengan proses verifikasi yang masih berjalan, PMD Tubaba memastikan setiap bakal calon mendapatkan perlakuan yang sama dalam pemeriksaan persyaratan. Dokumen yang belum sesuai diberikan kesempatan untuk diperbaiki sesuai ketentuan.
Tahapan ini sekaligus menjadi ujian penting bagi penyelenggaraan pemilihan kepalo tiyuh di Tubaba agar prosesnya berlangsung tertib, transparan, dan menghasilkan calon yang benar-benar memenuhi persyaratan. (Jim)












