LAMPUNG BARAT-Sejak dibukanya pendaftaran Calon Perawat Pekon dalam menindaklanjuti program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar), yakni Satu Pekon Satu Perawat sejak 18 Januari yang lalu, hanya 115 orang yang mendaftar pada Dinas Kesehatan Kabupaten setempat.
Jumlah tersebut belum mencukupi kuota yang dibutuhkan untuk Kabupaten tersebut yang membutuhkan 131 perawat untuk 131 Pekon yang ada.
Sekretaris pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar, Cahyani Susilawati mengatakan, pendaftaran untuk perawat Pekon ini sendiri sudah diperpanjang hingga Jumat (22/1/2021), yang awalnya hanya dibuka sejak tanggal 18 hingga 20 januari saja.
“Awalnya pendataran kita buka sejak tanggal 18-20 januari, namun hingga tanggal 20 pendaftar hanya mencapai 102 orang pendaftar saja, untuk itu pendaftaran sempat diperpanjang hingga tanggal 22,” ungkap Susi, sapaan akrab Cahyani Susilawati, Minggu (24/1/2021).
Namun meskipun sudah diperpanjang kata Susi, pendaftar yang mendaftar masih belum mencukupi kuota yang diperlukan, karena hingga waktu pendaftaran yang sudah ditentukan berakhir hanya sebanyak 115 yang datang untuk mendaftar.
“Kita sudah melakukan upaya untuk bisa mencukupi kuota yang dibutuhkan, namun sepertinya Lampung Barat masih kekurangan perawat yang ada, karena memang perawat yang terdaftar di PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) hingga Oktober 2020 di Lambar hanya ada 120 perawat yang belum ada ikatan pekerjaan dengan instansi lain,” jelas Susi.
Kemungkinan kata Susi, itu salah satu kendala untuk mencukupi kuota agar program Satu Pekon Satu Perawat tercukupi.
“Untuk saat ini kita akan menuntaskan yang sudah ada terlebih dahulu,” pungkas Susi. (Hendri).












