BANDAR LAMPUNG-Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna mengatakan bahwa mengatasi kemacetan tidak hanya dengan membangun flyover.
Penegasan ini, selaras dengan yang diungkapkan Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana jikadi era masa kepemimpinannya sebagai Walikota, Ia tidak akan membangun flyover.
Ahmad Husna menjelaskan bahwa dalam mengatasi kemacetan, nantinya Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) lain untuk memperlebar jalan dan memaksimalkan kendaraan umum.
“Tidak membangun flyover belum tentu menambah kemacetan juga. Nanti kan masyarakat kita dorong untuk menggunakan kendaraan umum,” kata Ahmad Husna ketika diminta keterangan, Minggu (4/4/2021).
Ia mengakui bahwa program wali kota sebelumnya yaitu membangunan flyover memang sudah sangat mengurangi kemacetan.
Namun, selanjutnya dinas perhubungan akan melakukan pemetaan, pengecekan, dan turun kelapangan, untuk melihat ruas-ruas jalan mana saja yang butuh pelebaran. “Kita akan coba menata jalan-jalan mana yg bisa dilebarkan, trotoar nanti difungsikan, nanti kita rencanakan dulu dengan OPD lain,” katanya.
Kemudian mengenai kendaraan umum, Ahmad Husna mengatakan bahwa Trans Bandar Lampung saat ini masih berjalan dengan baik. “Kita selalu minta sama pusat untuk menambah unitnya. Tahun ini saya akan mengajukan kembali, mudah-mudahan kita dapat dibantu kembali,” ungkapnya.
Untuk jumlah unit yang diminta, Ia mengatakan bahwa pemerintah kota saat ini meminta 10 unit. Namun untuk rute jalur bus, belum ada rencana penambahan lagi.
“Kalau rute kita enggak dulu, karena kita kan sudah ada trayeknya. Itulah yang akan kita layani dulu. Karena bisnya juga kurang kalo kita tambah rute lainnya,” tandasnya. (*/ron)












