LAMPUNG BARAT-Berdasarkan update Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Barat (Lambar), terjadi penambahan jumlah terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten setempat, sebanyak satu kasus dan merupakan klaster baru.
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti mengatakan, penambahan satu kasus tersebut berasal dari Kecamatan Way Tenong. Dari hasil telusur yang dilakukan oleh petugas kesehatan di wilayah itu, diketahui bahwa terkonfirmasi Covid-19 tersebut memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah.
”Ini kasus baru atau bukan dari hasil tracing, dan berdasarkan telusur yang dilakukan oleh petugas kami di lapangan, diketahui bahwa ia sempat melakukan perjalanan ke Kota Metro,” ungkap Erna Yanti mendampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lambar, Widyatmoko Kurniawan.
Pasien terkonfirmasi tersebut, lanjut Erna, sudah diarahkan untuk menjalani isolasi dan akan dipantau oleh tenaga kesehatan sesuai jadwal yang ditetapkan, dan seperti biasa pasien terkonfirmasi Covid-19 tidak diperkenankan untuk melakukan kontak dengan orang luar terlebih dahulu selama masa isolasi berlangsung dan hasil swab dinyatakan telah negatif.
“Petugas kami juga sedang melakukan tracing terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien. Mudah-mudahan tidak ada yang terpapar, sehingga mata rantai penyebarannya bisa terputus pada pasien tersebut,” kata dia.
Secara rinci Erna memaparkan, dengan bertambahnya satu kasus hari ini total kasus terhitung sejak tahun 2020 lalu mencapai 557 dengan rincian 22 kasus kematian.
“Dari angka 557 tersebut, 29 diantaranya masih menjalani isolasi dalam pantauan tenaga medis. Sedangkan yang sudah selesai isolasi karena sudah dinyatakan sehat atau sembuh sebanyak 506,” papar Erna.
Erna menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah sebagai upaya pencegahan penularan virus.
“Intinya kita harus selalu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan atau yang lebih dikenal dengan 5M, pungkasnya. (*/Hendri)












