Pegawai dan Warga Binaan Lapas Rajabasa Positif Covid-19

BANDAR LAMPUNG-Sebanyak 88 orang di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandar Lampung positif Covid-19.

Ke 88 orang tersebut, terdiri dari 85 Warga Binaan dan 3 Pegawai Lapas. Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kelas IA Bandar Lampung, Maizar, Minggu (23/5/2021) melalui sambungan telepon.

Maizar menjelaskan awalnya ada Warga Binaan mengalami sakit flu, batuk dan demam. Mungkin saja waktu itu hari puasa sering minum es. Saat itulah saya mendata siapa saja warga binaan mengalami sakit dan memeriksa kesehatan mereka dengan memanggil dokter. Setelah diperiksa dan dicek ada 126 warga binaan reaktif.

“Dengan kejadian ini saya melaporkan ke Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM untuk bisa membantu melakukan Swab PCR. Karena di lapas tidak ada alatnya,” kata Maizar.

Lanjut dia, setelah dilakukan Swab PCR kepada warga binaan dan pegawai lapas akhirnya terdapat 88 orang dinyatakan positif covid 19.

“Nah kita langsung memindahkan warga binaan tersebut ke blok khusus agar yang lain tidak tertular virus tersebut, ” ujarnya.

Terkait fasilitas di lapas. Maizar menjelaskan bahwa pihaknya selalu menyediakan alat pencuci tangan, masker dan cek suhu. Namun, namanya di Lapas banyak warga yang menjenguk membawa makanan dan minuman, apalagi posisi waktu itu momen hari raya idul fitri.

Menurutnya, hal itu mungkin saja terjadi baik dari makanan maupun minuman. “Kita enggak tahu, kebetulan saat itu juga ada pegawai yang positif Covid-19 berjumlah tiga orang,” imbuhnya.

“Jadi tak menutup kemungkinan, lanjut Maizar, virus tersebut masuk dari makanan yang dititipkan untuk para warga binaan. Maupun dari petugas itu sendiri. Kita juga enggak tahu kan asal muasal virus itu dari mana. Yang terpenting kami sudah melakukan tindakan secepatnya,” pungkasnya. (Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *