
TULANGBAWANG BARAT – Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapatkan nomor urut sebelas dalam kegiatan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) peserta Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Fasilitas Profesi ASN, BKPSDM Tubaba, Feri Yanto mengatakan, setelah melalui tahapan seleksi administrasi menghasilkan 1.834 peserta yang lolos dan akan mengikuti SKD
“Untuk tahapan SKD rencananya akan dilakukan kerjasama antara Pemkab Tubaba dengan Institut Teknologi Sumatera (ITERA), yang mana pada CPNS tahun ini Kabupaten kita mendapat giliran nomor urut 11, yang jadwalnya akan ditentukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) dan dalam waktu dekat akan segera diumumkan, karena melihat jadwal SKD tahun ini sudah dimulai sejak tanggal 25 Agustus sampai 4 Oktober,” ujarnya.
Lanjutnya, dalam ketentuan SKD tahun ini dilaksanakan dengan mengacu surat BKN Nomor 7 tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan seleksi CASN di masa pandemi dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat.
Selain itu, perlu juga diperhatikan ketentuan-ketentuan lainnya, yakni mengisi Formulir Deklarasi Sehat yang terdapat pada portal sscasn.bkn.go.id 14 hari sebelum ujian dan paling lambat H-1 sebelum ujian serta dibawa pada saat ujian.
“Menunjukan hasil swab test RT PCR berlaku 2 x 24 jam atau rapid test antigen berlaku 1 x 24 jam dengan hasil negatif/non reaktif. Memakai masker kes 3 lapis dan masker kain di bagian luar (double masker), pelindung wajah (faceshield) bersama masker direkomendasikan sebagai perlindungan tambahan,” kata dia.
Kemudian, nilai ambang batas (passing grade) SKD CPNS tahun ini mengacu pada kepmenPANRB Nomor 1023 tahun 2021 tentang nilai ambang batas pengadaan PNS tahun 2021 yaitu, 65 TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), 80 TIU (Tes Intelegensi Umum), dan 166 TKP (Tes Karakteristik Pribadi).
Nantinya, hasil seleksi Computer Assisted Test (CAT) secara live scoring dapat dilihat melalui media online streaming kanal youtube, linknya akan diumumkan kemudian.
“Oleh karenanya, peserta diimbau agar bisa menjaga kesehatan, mengurangi mobilitas diluar rumah, melakukan isoman 14 hari sebelum seleksi, dengan harapan kita semua bisa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam pelaksanaan SKD nantinya,” pungkasnya. (Jim)












