
TULANGBAWANG BARAT – Dinas Pertanian Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) memfokuskan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 dari Kementerian Pertanian untuk pembangunan sumber air.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan tersebut, Yayit Zamhuri mengatakan, program tersebut sebagai bentuk peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya yang para petani.
” Sebagian besar kita fokuskan untuk saluran air. Seperti pembuatan saluran pintu air, dam parit, dan sumur bor serta beberapa kegiatan lainnnya. Seperti jalan usaha tani dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP),” ujar pria yang menjabat Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultural Dinas Pertanian Tubaba saat dikonfirmasi wartawan diruangnya, Selasa (7/9/2021).
Lanjutnya, kegiatan tersebut, pengelolaan dana DAK tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No: 7 tahun 2021, harus dikerjakan oleh kelompok masyarakat (swakelola).
” Berdasarkan Permentan tersebut dikerjakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat tiyuh (Desa). Sebagai bentuk upaya pemberdayaan masyarakat,” terangnya.
Ditambahkan Yayit, kegiatan yang menggunakan dana DAK sebesar Rp2,3 miliar itu telah dilaksanakan. Dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2021.
” Saat ini kita akan melaksanakan monitoring (pengawasan) berjalannya program tersebut, persentase pekerjaannya sudah 60 persen,” pungkasnya. (Jim)












