Disdikbud Tubaba Kumpulkan Kepala UPT Bersama Komite dan Guru SMP

Disdikbud Kabupaten Tulangbawang Barat, menggelar kegiatan penyiapan dan tindak lanjut evaluasi satuan pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar (Dikdas), Senin (13/09/2021). (foto: Jimi)
Disdikbud Kabupaten Tulangbawang Barat, menggelar kegiatan penyiapan dan tindak lanjut evaluasi satuan pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar (Dikdas), Senin (13/09/2021). (foto: Jimi)

TULANGBAWANG BARAT-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) menggelar kegiatan penyiapan dan tindak lanjut evaluasi satuan pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar (Dikdas).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG) Penginapan Asri, Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Senin (13/09/2021).

Kepala Seksi SD dan SMP Disdikbud Tubaba, Qhodi Putra Bujung mengatakan, kegiatan itu membahas mengenai Management Berbasis Sekolah (MBS) dan Akreditasi Sekolah.

Qhodi menjelaskan, istilah MBS dalam satuan pendidikan adalah bentuk otonomi manajemen pendidikan, yang didalamnya, kepala sekolah dan guru dibantu oleh komite sekolah dalam mengelola sistem pendidikan.

“MBS dapat didefinisikan sebagai pengelolaan sumberdaya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah, dengan mengikut sertakan seluruh kelompok yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan. Guna mencapai tujuan peningkatan mutu sekolah. Untuk lebih jelasnya lagi, silahkan baca UU No 20/2003, Pasal 51 ayat (1), tentang Sistem Pendidikan Nasional,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Lanjutnya, Akreditasi sekolah merupakan proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan suatu program atau satuan pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan. Peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional.

“Tujuan Akreditasi yaitu memberikan informasi tentang kelayakan sekolah atau Madrasah. Akreditasi juga memberikan informasi tentang kelayakan suatu program yang dilaksanakan. Berdasarkan Satuan Nasional Pendidikan (SNP),” kata Qhodi.

Masih kata Qhodi, acara yang dilaksanakan selama tiga hari yakni, 13-15 September iru diikuti oleh 467 Kepala UPT, Komite dan Guru SMP se-kabupaten Tubaba.

“Hari ini diikut sebanyak 174 peserta, besok diikuti 147 peserta dan terakhir diikuti sebanyak 146 peserta. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes),” tutupnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *