Dinas Pertanian Tubaba dan BNI Bagikan Ribuan KPB

TULANGBAWANG BARAT-Dinas pertanian Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) bersama BNI Cabang Kelurahan Daya Murni, Tumijajar membagikan Kartu Petani Berjaya (KPB) kepada 6.652 petani secara bertahap.

Sebelumnya total 7.733 petani yang telah teregistrasi melalui Gapoktan, namun saat ini hanya sebanyak 6.652 petani yang ada di tiga Kecamatan Tumijajar, Tulangbawang Udik, dan Tulangbawang Tengah menerima KPB Secara bertahap.

“Saat ini yang sudah terdaftar di Kartu Petani Berjaya sebanyak 7.733 petani, di perkirakan hal ini masih bertahap dan bertambah. Sementara untuk target 2022 seluruh petani di Tubaba sudah terdaftar dan telah memiliki KPB,” kata Kepala Dinas Pertanian Tubaba, Syamsul Komar.

Menurutnya, melalui KPB diharapkan dapat memudahkan petani untuk mengakses kebutuhan sarana prasarana pertanian.

“Dan juga untuk mendapatkan kepastian ketersediaan pupuk, benih, bibit, obat-obatan pertanian, baik yang dibutuhkan pada tanaman pangan atau Peternakan, Perikanan yang bersubsidi,” terangnya.

Selain itu, upaya mendapatkan kemudahan permodalan baik melalui bank atau lembaga permodalan lainya, mendapatkan dukungan asuransi usaha tani padi (AUTP) atau asuransi usaha lainya, mendapatkan fasilitas sosial pemerintah (beasiswa anak petani serta program lainnya), mendapatkan kepastian harga panen dengan harga terbaik, mendapatkan pembinaan serta penyuluhan usaha, mendapatkan informasi terkini terkait dengan rekomendasi tecknologi usaha baik pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

“Saat ini telah dilakukan penyerahan Kartu Petani Berjaya serta buku tabungan di 5 Tiyuh secara bertahap dan bersama Pimpinan BNI Kantor Cabang pembantu Daya Murni dengan Kacab Destra,” ungkapnya.

Selain itu, KPB lebih mendekatkan produsen dan konsumen agar tataniaga mereka lebih mudah atau pendek, dan petani akan mudah untuk mengakses tempat mereka akan menjual hasil pertanian atau membeli peralatan dan kebutuhan pertanian.

“KPB bersamaan dengan penyerahan buku rekening yang diberikan langsung kepada petani terkait. KPB diharapkan dapat Tepat Guna, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Waktu,Tepat Tempat,Tepat Harga, dan Tepat Jenis,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *