
TULANGBAWANG BARAT-Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Umar Ahmad mengajak masyarakat meneguhkan langkah menuju Tubaba.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin upacara peringatan HUT Ke-13 Kabupaten Tubaba, di Sesat Agung, Komplek Islamic Center Tubaba, Senin (4/4/2022).
“Tubaba bukan sekedar singkatan dari Tulangbawang Barat, melainkan masa yang akan dituju. Ciri orang Tubaba adalah orang yang memiliki prinsip Nemen, Nedes, dan Nerimo (Nenemo),” kata Umar.
Menurutnya, kehadiran hari ini dalam rangka perayaan HUT Tubaba ke-13 merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih. Bukan hanya pada satu tahun ke belakang, tapi lebih jauh lagi hingga dari tiga belas tahun sejak Kabupaten Tubaba telah berdiri.
Selain itu, sambungnya, bersama-sama telah dirasakan kemajuan di berbagai bidang, baik itu di bidang ekonomi,infrastruktur, pendidikan, kesehatan, budaya dan pariwisata, yang tentunya menjadi tolak ukur keberhasilan sebuah daerah.
“Dengan keberhasilan tersebut, tidak lantas membuat kita cepat berpuas diri. Pencapaian yang telah diraih harus jadi pemacu semangat. Mari kita jadikan momen ini sebagai momen pemulihan ekonomi, pemulihan kesehatan dan kemajuan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Ia berharap semoga di usia ke-13 ini, Kabupaten Tubaba bersama-sama seluruh elemen masyarakat, dapat terus meneguhkan langkah Menuju Tubaba, menuju Tulang Bawang Barat Pulang ke Masa Depan.
Diketahui, bertepatan dengan HUT Kabupaten Tubaba yang ke-13 ini, juga menjadi Movement Area dari penyelenggaraan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Tahun 2022.
Pada hari ini Kick Off Gernas BBI akan diselenggarakan sebagai tahap awal peluncuran dari serangkaian kegiatan, sampai pada saatnya nanti Acara Puncak yang Insha Allah akan dilaksanakan pada bulan Juni 2022 dan akan dibuka oleh Bapak Presiden Republik Indonesia.
Pemkab Tubaba patut bersyukur atas seluruh prestasi-prestasi yang berhasil kita raih. Berkat dukungan dan kerja keras kita bersama, maka Kabupaten Tubaba bisa menoreh prestasi melalui beberapa penghargaan di tahun 2021 melalui UMKM unggulan yang kita miliki, diantaranya:
1. Atu-Q, UKM dengan produk sovenir menggunakan berbagai bahan alam khas Tubaba yaitu Tikew,menggali kembali dan melestarikan motif-motif Tubaba kuno yang mulai punah. Juga berhasil dalam program Pemberdayaan Pengrajin Perempuan Tubaba, memperoleh penghargaan Gender Champion 2021 Perempuan Inspiratif Tubaba dalam dunia usaha, serta menjadi bagian dari binaan Dekranasda Kabupaten Tubaba dalam meraih Juara 1 stan pameran terbaik se-Provinsi Lampung dalam acara Lampung Craft 2021.
2. Izzul Jaya, UKM dengan produk makanan ringan yang berhasil meraih Juara 2 Provinsi Lampung pada Program Ekspor Coaching Program 2021, Kemendag dan Disperindag Provinsi Lampung, dan juga merupakan UKM yang telah melakukan ekspor perdana di tahun 2021.
3. Gendis Ayu Jahe, UKM dengan produk minuman Botanikal Serbuk Jahe Merah, yang berhasil masuk dalam 30 IKM terpilih program BBI Provinsi Lampung 2022.
IKM lolos kurasi dan difasilitasi Export Coaching Program dari Kementerian Perdagangan 2021 serta berhasil dalam program Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani untuk suplai bahan baku produksi.
4. Fatih Kuliner, UKM dengan produk Aneka Olahan Ikan endemik khas perairan sungai Tubaba, yang berhasil menjadi Juara 2 Gemar Ikan Provinsi Lampung dan juga masuk kedalam 60 besar Tingkat Nasional, dalam Inkubasi Bisnis Kementerian Kelautan dan Perikanan.
UMKM ini kita harapkan dapat menjadi salah satu komponen penggerak roda perekonomian dan kemajuan berkelanjutan, dengan tetap menerapkan prinsip sederhana, selaras dan lestari. Semoga para pelaku usaha di Tubaba dapat terus menorehkan prestasi serta membawa Kabupaten Tubaba yang lebih maju di tahun-tahun yang akan datang.
Sejalan dengan upaya yang kita lakukan dan mengingat saat ini berada di era industri yang menekankan pada daya saing dan produktivitas, oleh karenanya Kabupaten Tubaba mendukung kemajuan dari UKM/UMKM melalui Gernas BBI.
Sehingga UKM/UMKM terus berpacu untuk menghasilkan produk buatan dalam negeri sehingga masyarakat dapat benar-benar bangga dan memprioritaskan produk buatan lokal dibandingkan produk luar.
Sebelum Umar menutup sambutan, ia atas nama pribadi dan juga Pemerintah Kabupaten Tubaba, secara khusus menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya, kepada para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, Panitia Pemekaran Kabupaten Tubaba dan seluruh selemen masyarakat lainnya, yang dengan penuh ketulusan telah mencurahkan tenaga dan pikiran sehingga kita bisa merasakan kemajuan Kabupaten Tubaba di usia ke-13 tahun ini dan di tahun yang akan datang.
“Semoga segala kebaikan yang telah dilakukan kepada daerah kita tercinta ini, menjadi amal ibadah bagi kita semua,” pungkasnya. (Jim)












