
TULANGBAWANG BARAT-Sebanyak enam pelajar dari 70 peserta memenangkan lomba puisi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).
Berikut nama-nama pemenang lomba puisi tersebut, untuk tingkat SMP,
Juara pertama bernama Novita Sari dari SMP An Nur Tubaba, juara kedua bernama Anju Angelia Pasaribu dari SMPN 9 Tubaba dan juara ketiga, Muhammad Subhan asal SMP Muhammadiyah Tubaba.
Sementara, untuk juara lomba puisi tingkat SMA/SMK yakni, juara pertama bernama Indah Wahyu Cahyaning Sari asal SMAN 1 Lambu Kibang, juara kedua,
Opie Diva Inge Heriyanto dari SMKN 1 Tulang Bawang Tengah, dan juara ketiga
Amar Wulan Zalsa Hidayah dari SMAN 2 Tulang Bawang Udik.
Diketahui, sebelumnya sebanyak 70 siswa dan siswi dari berbagai SLTP dan SLTA di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengikuti lomba puisi yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) setempat.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Sekolah Seni dan literasi Tubaba tersebut berlangsung di Kota Budaya Uluan Nughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Jumat (20/5/2022).
“Untuk diketahui, peserta sendiri di ambil dari sekolah setingkat SLTP dan SLTA Se-Tubaba dan untuk jumlah peserta sendiri berjumlah dari SLTP 40 dan SLTA 30, jadi jumlah keseluruhan 70 Peserta,” ujar Kepala DPAD Tubaba, Rodianto saat dikonfirmasi wartawan.
Rodi menuturkan, tujuan utama dengan diadakannya perlombaan puisi adalah meningkatkan minat baca para siswa dan siswi di Tubaba.
“Memang harus kita tanamkan minat baca sejak dini dan kembangkan dalam keluarga, satuan pendidikan serta masyarakat luas umumnya, karena siswa dan siswi saat ini adalah ujung tombak generasi penerus bangsa,” kata Rodi.
Selain membaca, sambung Rodi, tentunya juga ada penghayatan, ekspresi yang harus dijiwai sehingga bisa melatih mental para peserta itu sendiri.
“Dari lomba puisi ini tentunya diharapkan ada keterbiasaan mereka untuk menulis yang bisa menimbulkan suatu karya dan Inovasi,” tambahnya.
Masih kata Rodi, rencananya, pada tahun yang akan datang, DPAD Tubaba akan mengarah kepada sastra-sastra Domestik. Khususnya Tubaba.
Karena dirinya ingin menampilkan kembali karya karya Lampung yang saat ini telah mulai hilang.
“Seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatan mudah-mudahan di tahun yang akan datang kita akan mengadakan kembali kegiatan serupa karena ini sebagai wadah mereka untuk meningkatkan minat baca,” pungkasnya. (Jim)












