
TULANGBAWANG BARAT-Penumpukan tanah, dan sampah di dalam drainase penyebab terjadinya banjir di Pasar Daya Murni, Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kadiskoperindag) Kabupaten Tubaba, Khairul Amri kepada wartawan usai meninjau Pasar Daya Murni, Selasa (31/05/2022).
“Penyebab bajir di Pasar Daya Murni,
bukan hanya sampah, tapi tanah yang menumpuk. Sehingga menimbulkan penyumbatan air,” jelas Khairul.
Ia mengatakan, Diskoperindag akan segera berkoordinasi dengan Dinas PUPR, dan Perkimta untuk menangani
permasalahan tersebut.
Saat ditanya wartawan mengenai pembongkaran salah satu bangunan Pasar Daya Murni. Khairul menjelaskan, bangunan tersebut memang sengaja dirubuhkan. Karena, dianggap membahayakan keselamatan masyarakat.
“Pedagang yang ada dibangunan tersebut sudah dipindahkan. Nanti, dibangun kembali setelah ada dana,” imbuhnya.
Terkait pernyataan Wakil Ketua I DPRD Tubaba, Busroni tentang parkir kendaraan yang malang-melintang,
Khairul menyatakan, tidak benar.
“Nggak ada, parkir yang malang-melintang. Karena, kata mereka (tukang parkir), pada saat itu keadaan pasar ramai, jadi terlihat seperti malang-melintang,” pungkasnya. (Jim)












