Pj Bupati Zaidirina: Pers Salah Satu Pilar Kemerdekaan

Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat, Zaidirina Wardoyo. (foto: ist)
Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat, Zaidirina Wardoyo. (foto: ist)

TULANGBAWANG BARAT-Penjabat (Pj) Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Zaidirina Wardoyo menyebutkan, pers harus berkolaborasi dengan pemerintah, untuk mewujudkan daerah yang maju.

Harapan itu, disampaikan Pj Bupati Zaidirina Wardoyo saat membuka diskusi, dan sosialisasi pers yang digagas PWI Kabupaten Tubaba di Sesat Agung Komplek Islamic Center, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kamis (14/07/2022).

“Melalui pers, kita bisa mengetahui informasi secara tepat, dan akurat. Tugas kita menghimpun, dan menganalisa secara tajam informasi yang diterima,” ujarnya.

Menurut Zaidirina, pers merupakan salah satu pilar kemerdekaan, yang menentukan arah kebijakan pemerintah. Dan dalam sejarahnya, pers ikut andil dalam kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Pers adalah lembaga yang objektif. Menyajikan informasi, kepada publik sesuai dengan fakta. Dan Pers yang baik, tentunya juga memberikan edukasi masyarakat. Untuk itu, Pemkab Tubaba mesti bersinergi dengan insan pers,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PWI Tubaba, Edi Zulkarnaen menjelaskan, kegiatan diskusi dan sosialisasi pers merupakan kegiatan yang bersifat positif. yang bertujuan untuk mencegah disharmonisasi antara insan pers dan Pemkab.

Selain itu, Edi juga berharap Pemkab Tubaba bisa berkomitmen untuk mendukung pembangunan, monumen pers yang telah lama direncanakan di kabupaten setempat. Sebagai bentuk dukungan Pemkab atas hadirnya Pers di Tubaba.

“Tentunya merupakan sebuah kebanggaan tersendiri untuk PWI Tubaba. Setelah didirikan bangunan bersejarah tersebut,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengatakan, sinergisitas antara pemerintah dan insan pers harus diimbangi dengan kapasitas dan kredibilitas wartawan. Serta keprofesionalan. Untuk mewujudkan keharmonisan.

“Insan pers, harus mendukung program pemerintah. Ketika ada yang kurang pas, wartawan mesti memberikan kritik yang membangun. Ada hal yang harus diingat, pers tugasnya bukan mengukur ketebalan aspal, dan tembok. Melainkan, memberikan informasi yang sesuai fakta,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Pers, M Agung Dharmajaya, Kepala Monumen Pers Kemenkominfo, Widodo Hastjaryo, dan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta insan pers yang ada di Tubaba. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *