Sosialisasi Bahaya Pornografi, LPA Gandengan Dinas PPPA

Sekertaris Dinas P3A Kabupaten Lampung Tengah, Damayanti menyampaikan materi saat sosialisasi di SMKN 1 Terbanggi Besar, Rabu (03/08/2022). (foto: dok)
Sekertaris Dinas P3A Kabupaten Lampung Tengah, Damayanti menyampaikan materi saat sosialisasi di SMKN 1 Terbanggi Besar, Rabu (03/08/2022). (foto: dok)

LAMPUNG TENGAH-Sosialisasi bahayanya pergaulan bebas dan pornografi di SMKN I Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah, menggandeng Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) , Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), serta Bhabinkamtibmas, Rabu (03/08/2022).

Menurut Ketua LPA Eko Yuono, sosialisasi tentang perlindungan anak dan bahaya pornografi, pihaknya menggandeng Dinas P3A, Puskesmas Poncowati dan Babinkamtibmas setempat.

“Sosialisasi terkait perlindungan anak dan pornografi, hingga bahaya narkoba, dan dampak pergaulan bebas. Kemudian, sosialisasi bahaya perundungan bagi anak selama 4 hari di SMKN Terbanggibesar,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut, kata Ketua LPA, merupakan wujud dan upaya preventif yang menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Makanya kita gandeng dari Puskesmas dari kepolisian, dan Dinas P3A agar anak-anak lebih paham dengan organ reproduksi dan yang lainnya,” katanya.

Eko Yuono menyatakan, kegiatan preventife seperti sosialisasi, terkait bahaya pergaulan bebas, pornografi, Narkoba dan perundingan akan selalu dilakukan di SLTP dan SLTA se-Lamteng.

“Tujuannya, agar anak-anak paham dengan perlindungan anak dan UU ITE pornografi narkotika serta lainnya,” paparnya.

Selain Ketua LPA, hadir juga sebagai pemateri Sekertaris Dinas P3A Lamteng, Damayanti.

Pada sosialisasi tersebut, Damayanti, menitik beratkan pentingnya bagi orang tua, menyampaikan pemahaman tentang sexual bagi anak sejak usia dini.

Menurut Damayanti, pentingnya pemahaman sexual sejak usia dini, karena saat ini anak-anak hidup di zaman serba digital.

“Jadi sejak usia dini, mestinya orang tua harus memberikan pemahaman terkait dengan seksual,” tegasnya.

Sementara, Supriyanto salah seorang pekerja sosial dari LPA Lamteng menekankan, para remaja lebih pintar memilih teman. Hal itu ditujukan, untuk menghindari pergaulan bebas.

“Karena dari pergaulan bebas, berdampak pada banyaknya perilaku yang mengarah kepada pelanggaran moral dan hukum, yang banyak terjadi di Lampung Tengah,” ujarnya. (Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *