Diserang Buaya, Seorang IRT Dilarikan Ke Rumah Sakit

TANGGAMUS – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT)  warga Pekon Banjarsari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus Mujriah (60) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Batin Mangunang (RSUD-BM) Kota Agung.

Pasalnya, IRT tersebut mengalami sejumlah luka sayat setelah ia diserang dan digigit buaya di sungai Way Semaka, Jumat (9/12/2022).

Sebelum di rujuk ke RSUD-Batin Mangunang, Mujriah sempat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Wonosobo, namun karena luka yang cukup serius sehingga Puskesmas terdekat tidak sanggup menanganinya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa yang dialami Mujirah dialaminya ketika sedang mencuci pakaian dan mandi di sungai Way Semaka, padahal ia sudah diingatkan namun tidak mengindahkannya.

Hasil pemeriksaan di lokasi, diketahui bahwa Mujriah sempat diseret buaya sekitar 10 meter dari tempat awal ia mandi dan cuci pakian, di lokasi evakuasi juga tampak cecerah darah Mujirah.

Luka-luka yang diderita Mujriah diantaranya lengan kanan sobek sepanjang 20cm kedalaman 5cm, sobek bekas gigitan sepanjang 10cm kedalaman 5cm, sobek bekas gigitan sepanjang 10cm kedalaman 5cm.

Kemudian, area sekitar dada sebelah kanan luka sobek bekas gigitan sepanjang 5cm, kedalaman 3cm, luka cakar sebanyak 3 tempat dibawah payudara kanan kedalam 3cm dan luka sobek bekas gigitan pada bagian punggung sebelah kanan, sepanjang 7cm kedalaman 5cm.

Menurut keterangan Aan, selaku saksi yang menyelamatkan Mujriah bahwa saat itu ia sedang memancing mendengar Mujirah berteriak minta tolong sambil meronta berusaha melepas dari mulut buaya.

“Kejadiannya sore, sekitar jam 17.30 WIB dia mandi di sungai dan berteriak minta tolong,” kata Aan.

Aan juga menjelaskan, bahwa sebelumnya warga sudah sudah mengingatkan agar korban tidak mandi di sungai, namun tak diindahkan.

Untuk diketahui, peristiwa konflik manusia dengan binatang melata tersebut kerap terjadi di aliran Sungai Way Semaka hingga perairan pantai disana, beruntung belum ada korban jiwa hingga saat ini. (man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *