LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Musa Ahmad menghadiri Acara Sarasehan bersama ratusan pengurus dan anggota IP3A, P3A, GP3A di Cafe Moonbee Bandar Jaya, Selasa (20/12/2022).
Dalam Kesempatan tersebut hadir Kadis Sumber Daya Air (SDA), Ismail dan Kadis Ketahanan Pangan, Jumali serta anggota IP3A, GP3A dan P3A se-Lampung Tengah.
Kadis SDA, Ismail mengatakan, kegiatan tersebut merupakan ajang silaturahmi bersama Bupati Lampung Tengah yang juga Ketua Paguyuban Petani Pengguna Air (P3A) Lamteng.
Mengingat peran para pengurus dan anggota P3A di Lampung Tengah sangat berpengaruh bagi para petani.
Menurutnya, Lampung Tengah sebagai lumbung pangan di Provinsi Lampung harus siap dengan segala situasi kondisi pendukung, demi meningkatkan stabilitas ekonomi di tengah masyarakat.
“Maka dari itu acara sarasehan ini juga lebih mendekatkan bupati dan para anggota P3A sehingga para P3A diberi kesempatan untuk menanyakan langsung kepada Bupati tentang kendala yang masih terjadi di bawah, ” ujarnya.
Sekertaris Paguyuban Petani Pengguna Air, Parlan mewakili para anggota mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Tengah yang sudah memperjuangkan nasib anggota P3A sehingga saat ini kondisinya lebih sejahtera.
Untuk itu, dirinya berharap kondisi yang baik ini dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya dan menjadi motivasi serta semangat para anggota P3A dalam melaksanakan Tugasnya.
Terkait hal tersebut, Bupati Musa Ahmad mengatakan, peran P3A sangat penting, kegiatan proses irigasi menjadi hal yang sangat vital terutama untuk bidang pertanian.
“Maka dari itu pemerintah daerah berharap seluruh UPTD Pengairan di Lamteng dapat bekerja dengan baik dan saling koordinasi. Sehingga tujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat bersama bisa tercapai, ” ungkapnya.
Kepada P3A, Bupati Musa Ahmad juga meminta agar tata kelola pembagian air dilakukan dengan musyawarah sehingga semua petani dapat menikmati dan menghasilkan produksi pertanian yang maksimal.
“Kelola pembagi air dengan musyawarah sehingga semua petani dapat menikmati dan menghasilkan produksi pertanian yang maksimal, ” pungkasnya. (Gunawan)












