TULANGBAWANG BARAT – Fatayat Nahdatul Ulama (NU) Provinsi Lampung menggelar sosialisasi peran serta perempuan dalam Pemilu tahun 2024 di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).
Kegiatan yang dihadiri Anggota Bawaslu Tubaba, Holdin, Komisioner KPUD Tubaba, Wirda Jaya dan Ketua Fatayat NU Tubaba Endang tersebut berlangsung di Halaman Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Rabu (31/05/2023).
Ketua Pengurus Wilayah (PW) Fatayat NU Provinsi Lampung, Wirda Yati mengatakan, sosialisasi tersebut dilakukan dalam rangka mewujudkan komitmen kerjasama antara Fatayat, KPU dan Bawaslu dalam mewujudkan peran serta perempuan dalam Pemilu tahun 2024 mendatang.
” Kami adalah perempuan mudi NU mulai dari usia 30-45 tahun. Untuk itu, kami sudah berkomitmen mensukseskan Pemilu, baik itu sebagai pemilih yang cerdas atau sebagai penyelenggara yang memiliki integritas dan independen serta profesional,
Jika ada Fatayat NU yang menjadi calon legislatif (Caleg), maka harus punya karakter, agamis dan nanti mampu menjadi pemimpin yang baik, khususnya untuk Kabupaten Tubaba,” ujar Wirda saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (31/5).
Ia mengatakan, Fatayat NU Provinsi Lampung konsisten dalam membuat kegiatan yang sifatnya edukasi kepada setiap perempuan.
Ia menjelaskan, di Kabupaten Tubaba terdapat sekitar 2000 orang Fatayat.
Untuk itu, kedepannya, di Kabupaten Tubaba akan dilaksanakan sosialisasi pemilih di setiap kecamatan-kecamatan kepada pemilih muda yang Fatayat-nya banyak dan perlu diedukasi.
“Supaya mereka tahu tahapan Pemilu seperti apa dan minimal bisa menyalurkan aspirasinya. Fatayat NU Tubaba wajib berkomitmen sebagai contoh supaya bisa mengajak masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas. Karena peran serta perempuan perempuan sangat penting,”kata dia.
Sementara itu, Komisioner KPUD Tubaba, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Wirda Jaya mengatakan, peran serta perempuan sangat berarti dalam pesta demokrasi.
Untuk itu, Wirda Jaya mendukung adanya kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Fatayat NU Provinsi Lampung.
” Tentunya kita harapkan kontribusi nyata terhadap mensukseskan Pemilu tahun 2024. Sehingga dapat hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ucapnya.
Secara umum, kata Wirda Jaya, KPUD Tubaba menargetkan keikutsertaan pemilih laki-laki dan perempuan sebesar 80 persen dari jumlah pemilih di kabupaten setempat.
Namun, ia belum bisa menjelaskan berapa jumlah perbandingan persentase antara pemilih laki-laki dan perempuan.
Sebab, menurut Wirda Jaya, KPUD Tubaba belum melakukan proses klarifikasi jumlah pemilih laki-laki dan perempuan.
Terpisah, Anggota Bawaslu Tubaba, Holdin mengatakan, Bawaslu memang sudah berkerjasama dengan Fatayat NU, kerjasama itu dilakukan dalam rangka terselenggaranya proses Pemilu yang baik.
” Karena Fatayat NU adalah salah satu organisasi yang mendukung terlaksananya proses dan tahapan Pemilu tahun 2024 mendatang,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada para anggota Fatayat NU Provinsi Lampung untuk berpartisipasi dalam proses Pemilu.
“Pastikan mereka terdaftar dalam daftar pemilih di TPS masing-masing dan menentukan pilihan dengan mencoblos,” pungkasnya. (Jim)












