LAMPUNG TENGAH – Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan, Hukum dan Politik Zulfikar Irwan membuka acara Peningkatan Peran Perempuan Menuju Keluarga Sejahtra
(P3KSS), Serta Kampung Ramah Perempuan Dan Peduli Anak (KRPPA) Kampung Bumi Raharjo Kecamatan Bumiratu Nuban, Senin (31/07/2023).
Pembukaan acara pembinaa tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad, Ketua 1 TP PKK Yulita Nirlan, Ketua 2 Eni Adi Sriyono dan Pengurus TP PKK Kabupaten Lampung Tengah, OPD terkait, Camat Bumi Ratu Nuban A. Subari dan Kakam Kampung Bumi Raharjo.
Ketua TP PKK Mardiana Musa Ahmad, menyampaikan mengucapkan selamat Kepada Kampung Bumi Raharjo yang Terpilih mewakili 311 Kampung Dan Kelurahan yang ada di Lampung Tengah untuk maju mengikuti lomba P3KSS Tingkat Provinsi Lampung.
“Selamat datang terima kasih kepada 100 warga binaan yang telah meluangkan waktu semoga kegiatan kita sekarang dan selanjutnya akan menambah pencerahan dan motivasi bagi kita semua untuk mewujudkan Kampung Bumi Raharjo menjadi Kampung Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” jelasnya.
Pada mesempatan yang sama Bupati Lampung Tengah dalam sambutannya yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Hukum dan Politik Zulfikar Irwan menyatakan menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan peningkatan peran perempuan menuju keluarga sejahtera.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi atas diadakannya kegiatan Pembinaan Peningkatan Peran Perempuan Menuju Keluarga Sejahtra (P3KSS) Kabuapaten Lampung Tengah tahun 2023,” ujarnya.
Perlu kita ketahui jelasnya, P3KSS itu merupakan salah satu program dalam pembangunan dengan mengembangkan SDM, SDA dan lingkungan. Guna mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia di tingkat kampung dengan perempuan sebagai penggeraknya.
“Kita menyadari, bahwa peran perempuan dalam pembangunan sangat penting, untuk itu, kita harus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilannya, agar dapat lebih berperan aktif dalam membentuk keluarga sehat dan sejahtera,” ujarnya.
Bupati berharap kaum perempuan yang selama ini termarginalkan, dapat mempunyai posisi tawar yang tinggi. Sehingga menjadi pelaku proses pembangunan yang partisipatif dan aktif.
“Bukan hanya sebagai objek pembangunan dan pemerintah Kabupaten Lampung Tengah khususnya para perangkat daerah terkait,” tegasnya.
Sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam melaksanakan fungsi pemberdayaan, sambung bupati, harus selalu berupaya memenuhi tuntutan tersebut, diantaranya melalui program terpadu pembinaan P3KSS ini. (Gunawan)












