TULANG BAWANG BARAT – Politeknik Tunas Garuda Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengajak siswa SMA dan SMK di daerah setempat untuk menempuh pendidikan dan pelatihan serta mencari pengalaman.
Politeknik Tunas Garuda merupakan lembaga pendidikan tinggi vokasi untuk membina ahli-ahli teknik genarasi terbaru yang dapat berkontribusi memajukan perindustrian nasional. Di era saat banyak daerah kehilangan sumber daya manusianya karena urbanisasi, Politeknik Tunas Garuda bertekad mendidik generasi muda agar siap berkarya dan bahkan berwiraswasta untuk membangun daerahnya, khususnya di Provinsi Lampung.
Dengan kampus baru seluas lahan 12 Ha di kawasan Uluan Nughik, Kabupaten Tubaba Politeknik Tunas Garuda, terlahir atas kerjasama antara Sugar Group Companies dan Pemerintah Daerah Tubaba memberikan beasiswa dan jaminan kerja bagi mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi. Jalur prioritas pendaftaran beasiswa juga disediakan untuk anggota keluarga peserta program kemitraan pertanian dengan Sugar Group Companies.
Kepala Program Studi (Kaprodi) Teknologi Rekaya Mesin Pertanian (TR-MP), Tunas Garuda Tubaba, Jacobushari Subagyo mengatakan, saat ini penerimaan mahasiswa telah ditutup.
“Pembukaan penerimaan calon mahasiswa di tahun ini dibuka dua gelombang. Gelombang pertama dibuka pada bulan januari sampai maret. Kemudian, pada gelombang kedua. April sampai juni,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (01/08/2023).
Untuk jalur perkuliahan, Politeknik Tunas Garuda Tubaba memiliki dua jalur, yaitu jalur mandiri dan beasiswa yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tubaba.
Sementara syarat untuk masuk jalur beasiswa cukup dengan memiliki tanda domisili di Kabupaten Tubaba dan memiliki surat keterangan tidak mampu (SKTM).
“Adapun biaya perkuliahan selama tiga tahun di kampus tersebut sebesar Rp95 juta. Terdiri dari 20 juta untuk biaya pembangunan institusi. Belajar selama enam semester. Per semester biayanya Rp12,5 juta,” jelasnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2023, terdapat 24 mahasiswa yang masuk dari jalur beasiswa. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, terdapat 20 mahasiswa yang masuk.
Jacob menuturkan, terdapat lima dosen yang mengajar di Kampus Politeknik Tunas Garuda Tubaba membuka program Diploma III (D3) melalui SK Kemendikbudristek No. 15/D/OT/2022 dengan tiga pilihan program studi, yakni Teknologi Manufaktur, Pemeliharaan Alat Berat dan teknologi Rekayasa Mesin Pertanian.
Masih kata Jacob, memiliki visi Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi terfavorit dengan jaringan alumni dan mitra industri paling luas di Sumatera. Serta memiliki misi membina ahli teknik yang berjiwa tangguh, berketerampilan tinggi, memiliki integritas dan kepedulian sosial.
“Secara umum untuk lulusan SMA dan SMK yang ingin bersekolah disini cukup siapkan mental, fisik yang kuat dan jiwa yang sehat,” sambungnya.
Ia menegaskan, lulusan Politeknik Tunas Garuda Tubaba bisa dijamin langsung bekerja. Sebab, sekolah perindustrian tersebut sudah bekerjasama juga dengan beberapa perusahaan yang terafiliasi dengan Sugar group Company. Diantaranya, PT GPM, ILG di Kabupaten Lampung Tengah dan PT SIL, PT ILP yang berada di Kabupaten Tulang Bawang. (Jim)












