Pembangunan Talud BMBK Provinsi Lampung di Tubaba Disoal Warga

TULANGBAWANG BARAT-Pekerjaan pembangunan saluran drainase (Talud) milik Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung di Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) disoal warga.

 

Pasalnya, pekerjaan tersebut memutus akses jalan menuju gang pemukiman masyarakat.

Berdasarkan informasi yang terpasang di papan informasi proyek, pekerjaan tersebut merupakan kegiatan Pemprov Lampung melalui dinas BMBK dengan pagu anggaran senilai Rp99.835.000. yang dikerjakan oleh CV. Ken Dedes selama 90 hari.

Kepala Tiyuh Panaragan, Edison mengatakan, pembangunan talud mengakibatkan masyarakat setempat tidak bisa melintas ke dalam gang yang penduduknya ramai.

Ia menerangkan, awalnya pihak pelaksana kegiatan menyatakan kesiapan untuk memperbaiki gorong-gorong.

Namun, masyarakat telah lama menanti selama berminggu-minggu. Tak kunjung diperbaiki oleh pihak pelaksana.

“Bahkan, sempat ada kesepakatan dengan masyarakat untuk memperbaiki gorong-gorong secara bergotong royong. Namun sampai kini tidak ada realisasinya,” kata Edison saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/12/2023).

Selain itu, Edison menilai konstruksi pembangunan drainase tersebut kurang baik.

Pasalnya, Edison menuturkan, berdasarkan keterangan warga setempat. Saat hujan lebat, bangunan talud tersebut retak-retak, karena dinding talud tidak diberi adukan semen. Melainkan, hanya ditempelkan langsung dengan tanah.

“Harapan kami, pihak pelaksana bisa memperbaiki gorong-gorong seperti semula. Agar mobilitas masyarakat bisa berjalan seperti semula,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan CV. Kend Dedes tidak bisa dikonfirmasi meskipun sudah dihubungi pihak media ini dengan nomor. 081379×××××. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *