DPMT Tubaba Siapkan Skenario Siasati Pelaksanaan Pilkati

TULANGBAWANG BARAT – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menyiapkan skenario baru dalam mensiasati pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) serentak tahun yang terhambat oleh Pandemi.

“Untuk Pilkati serentak di 69 Tiyuh (Desa) Kabupaten Tubaba, saat ini kita menyiapkan skenario baru. Hal itu dilakukan, lantaran belum adanya pencabutan terhadap Surat Menteri Dalam Negeri tanggal 9 Agustus 2021, Nomor :141/4251/SJ, perihal Penundaan Pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) Pada Masa Pandemi Covid 19,” kata Kepala DPMT Tubaba Sofiyan Nur.

Lanjutnya, jika mengacu pada surat itu (Inmendagri), maka tahapan Pilkati ditunda selama dua bulan, artinya tahapan baru akan dilanjutkan pada 9 Oktober mendatang.

“Oleh karenanya, skenario yang dilakukan adalah dengan mempercepat tahapan Pilkati, yang mana tahapan Pilkati di Tubaba ini tinggal verifikasi berkas, penetapan calon, pengambilan nomor urut, penetapan DPS, DPT, Kampanye, dan Pencoblosan.” Jelasnya.

Lanjut dia, sebelumnya pencoblosan dijadwalkan tanggal 25 November, tetapi melihat situasi tertunda tersebut, maka maksimal pencoblosan akan kita lakukan pada awal Desember.

“Kita maksimalkan pencoblosan awal Desember, karena diupayakan pada Pilkati serentak tahun ini tidak ada Pj.Kepala Tiyuh. Sehingga pada akhir masa jabatan Kepala Tiyuh tanggal 16,17, dan 18 Desember itu sudah ada pelantikan,” jelasnya.

Menurutnya, jika nantinya ada pencabutan Surat Kementerian Dalam Negeri tersebut, maka skenario yang dipakai adalah rencana awal, terutama pada hari pencoblosan yakni di 25 November.

“Sebenarnya jika melihat situasi kondisi status Zona Covid 19 dan PPKM di Tubaba ini, kita bisa saja melanjutkan tahapan, tetapi kembali lagi pada aturan atau kebijakan dari Pusat,” pungkasnya. (Jim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *