
TULANGBAWANG BARAT-Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) membutuhkan tambahan stok vaksin Covid-19.
Pasalnya, masyarakat saat ini sangat antusias dalam mengikuti kegiatan vaksinasi korona.
Hal itu dibuktikan dengan kegiatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dalam sepekan ini, jumlah peserta selalu melebihi jumlah dosis vaksin yang tersedia.
Ditambah lagi dengan dikeluarkannya regulasi yang mewajibkan vaksin, dalam Perpres 14/21 Pasal 13A, masyarakat yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin, akan tetapi tidak mengikuti vaksinasi Covid-19, dapat dikenakan sanksi administratif berupa:
A. penundaan atau penghentian pemberian jaminan sosial atau bantuan sosial.
B.penundaan atau penghentian layanan administrasi pemerintahan; dan/atau.
C.denda.
“Persoalan yang terjadi hari ini dosis vaksin Covid-19 lebih sedikit dari jumlah masyarakat yang siap divaksin,” ujar Wakil Bupati (Wabup) Tubaba, Fauzi Hasan usai memantau pelaksanaan donor darah di Kantor UTD PMI, Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulangbawang Tengah, kabupaten setempat, Kamis (07/10/2021).
Ia mengatakan, Pemkab Tubaba sangat mengharapkan tambahan vaksin Covid-19. Karena, banyak sekali masyarakat yang kecewa akibat tidak kebagian vaksin.
“Semoga Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendengar kebutuhan masyarakat Tubaba,” pungkasnya. (Jim)












