MEDIA RAKATA, TUBABA – Sekolah Tinggi Ekonomi Syariah (STES) Tunas Palapa, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar kuliah umum dengan mengusung tema ” Tantangan dan Peluang Sarjana Ekonomi Syariah di era digital ”
Kegiatan dilaksanakan di Aula Stes Tunas Palapa, Minggu (08/10/2023).
Ketua pelaksana, Imawan Ben atasoge, ME mengungkapkan bahwa munculnya era digital ini telah menggeser (disruption) berbagai bisnis berbasis konvensional yang telah lama dinikmati oleh masyarakat luas.
” Indonesia sudah secara aktif menjalani era baru berbasis digital 5.0, yang ditandai dengan bergeraknya berbagai sektor kegiatan ke arah digital serba otomatis. Salah satunya ditandai dengan lahir dan berkembangnya financial technology (fintech) syariah menyusul keberadaan fintech konvensional menyusul serta layanan sebelumnya, seperti: internet banking, mobil banking, dan lain sebagainya. Fintech ini hadir dengan cara lebih praktis, mudah, nyaman dan lebih ekonomis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua yayasan Tunas Palapa , Arif Nurahman, S.P menyampaikan bahwa menimba ilmu di masa kuliah hanya terjadi sekali, maka dari itu semasa kuliah mahasiswa harus konsisten mengembangkan daya intelektual.
” Jiwa leadership juga harus di tumbuhkan, Karena yang mampu membawa perubahan adalah mereka yang memiliki jiwa kepemimpinan, komunikatif, serta kemampuan analisa dalam menyelesaikan problematika,” kata dia.
Hal yang senada di sampaikan oleh salah satu Chairman Stes Tunas Palapa, H.Nurkholis Majid, SIP., M.M bahwa kedepannya STES Tunas Palapa mampu melahirkan pemimpin pemimpin baru yang dapat menjadi agen of change ataupun mampu menjadi penggerak di semua lini strategis di wilayah nya masing-masing.
Dan beliau pun berpesan kepada para Mahasiswa STES Tunas Palapa untuk meningkatkan Soft skill, yaitu percaya diri, tangguh, ulet ,tidak mudah putus asa, dan selalu mengedepankan etika atau Akhlakul Karimah. Sebagaimana yang di contohkan Baginda Nabi Muhammad SAW.
Dalam hal ini Dr. H. Edy Irawan Arief,SE,M.E.C dan Dr.imam Mustopa,SHI,MSi selaku narasumber mengungkapkan bahwa kita sebagai manusia terlahir dan diciptakan sebagai pemimpin artinya mampu memimpin dirinya sendiri pemimpin berkaitan dengan tugas dalam mengambil keputusan, kemudian dalam menjawab tantangan dan peluang sarjana ekonomi syariah di era digital, mahasiswa ekonomi harus memiliki kemampuan skill, pengetahuan dan relasi yang kuat.
” Dan hanya ada 2 pilihan menjadi mahasiswa yang menguasai dunia atau menjadi mahasiswa yang di kendalikan oleh sistem,” pungkasnya. (Jim)












