TUBABA  

Mubaraq Daud Pimpin AFK Tubaba, Berbekal Pengalaman Panjang di Dunia Futsal dan Organisasi Olahraga

TULANG BAWANG BARAT— Mubaraq Daud, S.H., M.H., resmi ditunjuk sebagai Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Tulang Bawang Barat (Tubaba) periode 2026–2030. Penunjukan tersebut dilakukan langsung oleh AFK Provinsi Lampung di Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026).

Terpilihnya Mubaraq diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan futsal di Tubaba, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi atlet-atlet muda daerah untuk berkembang dan bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Kepercayaan yang diberikan kepada Mubaraq bukan tanpa bekal. Pria kelahiran Lampung Utara, 23 Oktober 1979, tersebut memiliki pengalaman panjang dalam organisasi olahraga, khususnya sepak bola dan futsal. Latar belakang pendidikan hukum hingga jenjang magister juga menjadi modal tersendiri dalam menjalankan organisasi secara terarah dan profesional.

Mubaraq merupakan alumnus Universitas Bandar Lampung (UBL) dengan pendidikan Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.). Saat ini, ia berdomisili di Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Rekam jejaknya dalam dunia olahraga telah terlihat sejak beberapa tahun lalu. Ia pernah terlibat sebagai manajer tim dalam sejumlah kompetisi, di antaranya Piala Menpora Tubaba tingkat provinsi pada 2017, Liga Santri Tubaba pada 2017 dan 2018, serta Liga Sauratin U-15 Tubaba pada 2018.

Pengalamannya berlanjut dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) pada 2021. Berbagai keterlibatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan Mubaraq dalam memahami pengelolaan tim, kompetisi, dan pembinaan atlet.

Di bidang organisasi, Mubaraq juga pernah menjabat sebagai ESCO ASKAB PSSI Tubaba pada periode 2016–2020. Selanjutnya, ia dipercaya mengemban posisi sekretaris ASKAB PSSI Tubaba pada periode 2021–2023.

Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun koordinasi antarpengurus, mengelola kegiatan olahraga, serta memperkuat hubungan antara organisasi dan para pelaku olahraga di daerah.

Selain itu, Mubaraq memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan turnamen futsal. Ia tercatat menjadi ketua panitia Jaya Futsal Tubaba Cup I pada 2023, Jaya Futsal Tubaba Cup II pada 2024, dan Jaya Futsal Tubaba Cup III pada 2025.

Keterlibatannya dalam penyelenggaraan turnamen selama tiga tahun berturut-turut menunjukkan bahwa aktivitas Mubaraq tidak hanya berkutat pada struktur organisasi, tetapi juga menyentuh pelaksanaan kompetisi yang menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.

Dengan rekam jejak tersebut, kepemimpinan Mubaraq di AFK Tubaba diharapkan mampu mendorong pembinaan futsal yang lebih terstruktur, memperkuat kompetisi lokal, serta membuka ruang bagi munculnya bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kecamatan di Tubaba.

Tantangan ke depan bukan hanya menyelenggarakan turnamen, melainkan memastikan pembinaan berjalan berkesinambungan, memperkuat kualitas pelatih dan perangkat pertandingan, serta menyiapkan atlet yang mampu membawa nama Tubaba dalam kompetisi yang lebih tinggi.

Penunjukan Mubaraq untuk periode 2026–2030 pun menjadi awal tanggung jawab baru dalam membangun ekosistem futsal daerah. Dengan pengalaman organisasi dan keterlibatannya dalam berbagai kompetisi, masyarakat olahraga Tubaba kini menantikan langkah konkret kepengurusan AFK dalam meningkatkan prestasi sekaligus memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang melalui olahraga futsal.(Jim)